Friday, October 7, 2022
spot_img
spot_img

Anggaran Subsidi Energi Rp 502 Triliun, Jokowi: Bisa Bangun Ibu Kota Baru

Jakarta, Aktualiti.com – Presiden Joko Widodo mengungkapkan sepanjang tahun ini, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 502 triliun untuk subsidi BBM, LPG tiga kilogram, dan listrik. Angka tersebut dinilai sangat besar hingga cukup untuk membiayai pembangunan ibukota baru.

“Ini bukannya besar, tapi besar sekali, bisa dipakai untuk membangun satu ibu kota,” ujar Jokowi dalam Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Meski begitu, pemerintah tetap melanjutkan program tersebut demi menjaga kestabilan harga energi-energi yang dipakai masyarakat luas tersebut.

Baca juga : Dinilai Tak Tepat Sasaran, Skema Subsidi Elpiji 3 Kg dan BBM Akan Diubah

“Tidak mungkin ini tidak kita subsidi, akan ramai nanti. Kita tidak hanya hitung-hitungan ekonomi, kita juga hitung-hitungan sosial politiknya. Itu kita kalkulasi,” ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan, saat ini BBM di Indonesia menjadi salah satu yang termurah di dunia. BBM jenis pertalite dijual seharga Rp 7.500 per liter dan pertamax ditetapkan Rp 12.500 per liter.

Sementara itu, harga BBM di Thailand yang sudah mencapai Rp20 ribu per liter. Bahkan, di Singapura nilainya sudah menyentuh Rp31 ribu per liter.

Kasus BBM yang murah di Indonesia bisa terjadi karena pemerintah masih menggelontorkan dana subsidi yang begitu besar. Dengan begitu masyarakat bisa menikmati komoditas tersebut dengan harga yang terjangkau.

“Ini bukan harga sebenarnya. Ini adalah harga yang kita subsidi dan subsidinya besar sekali. Ini yang rakyat harus juga diberitahu bahwa ada kondisi global yang sangat berat,” papar Jokowi.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini