Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Apa itu Kratom? Komoditas yang Masih diperdebatkan tapi Miliki Potensi Ekonomi Tinggi

Jakarta, Aktualiti.com – Kratom termasuk komoditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang memiliki potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat. Bagaimana tidak, disamping bisa menjadi tanaman penahan abrasi, daunnya dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dengan berbagai khasiat ampuhnya.

Kratom adalah tanaman tropis dari keluarga Rubicaeae yang berasal dari Asia Tenggara (Muang Thai, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina) dan Papua Nugini. Tanaman ini banyak ditemui di Kalimantan, Sumatera sampai Sulawesi dan Papua.

Komoditas kratom apabila diolah dengan benar memiliki banyak khasiat yang ampuh bagi kesehatan. Untuk mengonsumsinya bisa diolah menjadi teh herbal maupun jamu. Bahkan kini Kratom bisa ditemui dalam bentuk serbuk atau bubuk dan kapsul.

Dilansir dari alodoktor, ada beberapa khasiat dan manfaat yang bisa diperolah apabila mengonsumsi Kratom, di antaranya adalah :

1. Meningkatkan Stamina

Kratom memiliki efek stimulan yang membuat kamu dapat meningkatkan stamina dan menjaga kondisi tubuh sehingga tidak mudah lelah saat beraktivitas. Selain itu efek stimulan juga dapat meningkatkan konsenterasi serta memperbaiki mood kamu.

2. Meredakan gangguan cemas dan depresi

Selain efek stimulan, dalam dosis tertentu Kratom memiliki efek sedatif atau anti-depresan. Hal ini dapat meredakan gangguan cemas dan depresi.

3. Meredakan Nyeri

Daun Kratom juga dikenal sebagai pereda nyeri alami. Kandungan alkolid yang tinggi di daun Kratom mengandung mitragynine dan 7-hydroxygynine yang bersifat antinyeri dan antiradang.

4. Mengobati berbagai penyakit

Selain meredakan nyeri, khasiat daun Kratom juga mampu mengobati batuk, demam, diare, bahkan diabetes.

Walaupun dikenal memiliki banyak khasiat dan manfaat, studi mengenai efektivitas dan keamanan daun Kratom masih terus diperdalam.

Baca juga : Menkop UKM : Komoditas Kratom Berpotensi Besar bagi Ekonomi Masyarakat

Oleh karena itu, setiap penggunaan produk turunan daun Kratom harus disertai resep dan panduan dokter agar dosis yang diterima tubuh sesuai dan tidak menimbulkan efek samping yang akhirnya malah memperparah keadaan tubuh.

Adapun selain khasiat dan manfaat yang terkandung dalam Kratom, ada pula risiko dan efek samping yang mungkin diakibatkan Daun Kratom beserta produk turunannya.

1. Sembelit

2. Tidak nafsu makan

3. Penurunan berat badan

4. Insomnia

5. Pusing

6. Tekanan darah tinggi

7. Gangguan hati

8. Kejang

Agar lebih aman, sebaiknya sebelum mengonsumsi Kratom, kamu berkonsultasi dulu dengan dokter agar dosis yang diberikan pas. Terutama jika kamu sedang dalam masa penyembuhan atau pengobatan tertentu.

Kini Menko UKM Teten Masduki menyampaikan bahwa Kratom tidaklah berbahaya bagi tubuh.

“Masih banyak orang yang khawatir terhadap kratom, tapi hari ini saya terima kasih mendapatkan input bahwa ternyata kratom aman bagi kesehatan dan ini didukung dengan riset saintifik dan punya nilai ekonomi yang cukup tinggi,” ujar Teten dalam diskusi dengan Kamar Dagang, Asosiasi Kratom Amerika, ahli Riset, senator dan Representative (DPR) USA dengan tema “Urgensi Keberlangsungan Perdagangan Kratom” di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Selain itu, komoditas Kratom juga sudah terbukti memiliki nilai ekonomi yang tinggi dengan keberhasilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalimantan Barat (Kalbar) mengekspor kratom sebagai komoditas bernilai tinggi, dari Pontianak menuju Belanda.

“Ini membuktikan bahwa memang untuk komoditi kratom merupakan komoditi yang bernilai ekonomi sangat tinggi. Didukung oleh rekan-rekan Bea Cukai dan yang terkait dengan lintas sektoral, tentunya yang membawahi sektor ekonomi,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri dan PKTN Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kalbar, Eko Darmawansyah, dikutip dari detikNews, Rabu (29/9/2021).

Oleh karena itu, kini Teten mengupayakan agar Kratom dapat dilihat kepastian legalitasnya dengan terus berdiskusi dengan Kementrian Perdagangan, Kementrian Kesehatan, dan Badan Narkotika Nasional agar pemerintah tak ragu lagi untuk memberdayakan dan memaksimalkan potensi komoditas satu ini.

“Saya optimistis Indonesia bisa terus memproduksi kratom dan bisa terus melanjutkan perdagangan dengan Amerika Serikat,” ujar Teten.

Reporter : Ahmad Widyarma

Editor : M Nur Habib

 

 

 

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini