Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Bendum Ansor: Perkuat Mitigasi Kebutuhan Pangan Masyarakat

Jakarta, Aktualiti.com – Bendahara Umum (Bendum) Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin, mendorong Badan Pangan Nasional untuk memperkuat mitigasi kebutuhan pangan masyarakat.

“Badan Pangan Nasional perlu memperkuat rencana mitigasi kebutuhan pangan masyarakat lainnya, seperti telur, ayam, dan daging,” jelas Addin.

Dilansir Republika.id, gagasan tersebut dituangkan Addin dalam konteks menyoroti isu ketahanan energi dan pangan sebagai salah satu dampak dari konflik Rusia-Ukraina.

Sebagai negara produsen dan pengekspor utama sejumlah komoditas, perseteruan kedua negara tentu berdampak signifikan bagi perekonomian dunia.

“Efek kenaikan harga komoditas dan bahan pokok yang diproduksi oleh Rusia maupun Ukraina telah mengakibatkan inflasi di sejumlah negara. Turki mengalami inflasi tahunan konsumen yang melonjak menjadi 69,97 persen pada April 2022, Amerika Serikat 8,3 persen, dan Inggris sembilan persen,” jelas Addin.

Addin yang juga menjabat sebagai Komisaris Indpenden PT. POS Indonesia, tidak ketinggalan membeberkan dampak konflik Rusia-Ukraina bagi Indonesia.

“Bagi Indonesia, dampak yang terpantau adalah kenaikan harga komoditas nonmigas, terutama batu bara dan minyak sawit mentah. Ini berdampak positif kepada ekspor Indonesia yang berimbas pula pada pendapatan negara,”

Namun disisi lain, Addin juga fokus menyoroti perihal ketahanan pangan.

“Komoditas yang cukup bergantung pada impor, seperti daging, gula, dan kedelai dipengaruhi pasikan internasional. Jadi, harga di dalam negeri juga dipengaruhi fluktuasi harga dan rantai pasok global,” ujar Addin.

Addin menambahkan, dalam jangka mengegah, perlu pendampingan dan pemberdayaan petani pada pertanian presisi, digitalisasi rantai pasokan yang mampu meningkatkan nilai pangan.

“Untuk jangka panjang, memperkenalkan teknologi pangan yang lebih adaptif terhadap perubahan,” pungkas Addin.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini