Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Blusukan ke Pasar Cibubur, Mendag Zulkifli Syok Harga Cabai Rp 100.000 per Kg

Jakarta, Aktualiti.com – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan sidak ke Pasar Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (16/06/2022). Hal tersebut dilakukan untuk memantau harga sejumlah bahan pokok dan memastikan harga stabil menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Menteri Perdagangan yang baru saja dilantik Presiden Jokowi itu mengaku syok setelah ‘blusukan’ langsung ke pasar. Ia mendapati, harga-harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan.

“Saya terus terang syok juga ya. Jadi pembelinya ngeluh, dan pedagangnya ngeluh juga. Terasa sekali beban hidup melihat. Kita melihat harga bahan pokok meningkat,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Dalam Hasil tinjauan, Zulhas menemukan harga cabai yang naik hingga 30 persen hingga mencapai Rp100.000/kg. Kemudian, lanjut dia, harga bawang merah juga naik sebesar 20 persen, telur juga alami kenaikan Rp29.000/kg.

“Tadi kita lihat langsung akibat harga bahan pokok yang hampir semua naik kecuali beras yang tidak,” ujarnya.

Kementerian Perdagangan mencatat harga sejumlah komoditas pangan hasil peternakan di Pasar Cibubur naik. Komoditas daging ayam ras, misalnya, saat ini dijual Rp 40.000 per kilogram, atau naik bila dibandingkan per 15 Mei 2022 di harga Rp 38.000 per kilogram.

Baca juga : Usai Dilantik Jadi Mendag, Zulkifli Ungkap Tugas Utama dari Jokowi

Sedangkan pekan lalu, harga komoditas pangan itu sempat melonjak menjadi Rp 45.000 per kilogram. Adapun untuk komoditas daging sapi dan telur ayam harga masih cenderung stabil.

Untuk komoditas pangan segar hortikultura, kenaikan harga terjadi untuk semua bahan kecuali bawang putih. Harga cabai merah keriting pada bulan lalu, misalnya, sebesar Rp 35.000, tapi hari ini melejit menjadi Rp 80.000 per kilogram.

Adapun lonjakan harga paling tinggi terjadi pada komoditas cabe rawit merah. Data Kementerian Perdagangan di Pasar Cibubur menunjukkan harga cabai rawit merah per 15 Juni 2022 ini mencapai Rp 100.000 per kilogram. Padahal pada bulan sebelumnya, harga komoditas itu berkisar Rp 40.000-an.

Menanggapi lonjakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok ini, Zulkifli menyatakan dibutuhkan koordinasi lintas sektoral pemerintah untuk bisa menurunkan dan menstabilkannya.

“Mendengar keluhan itu sungguh tidak mudah. Kita harus kerja cepat,” ucapnya.

Zulhas menegaskan bahwa ini bukan hanya tanggungjawab Kementrian Perdagangan saja, namun berbagai lembaga juga turut andil dalam menangani polemik ini.

“Ini bukan domain Kemendag saja. Kita bersama Menko koordinasi dengan Menteri Pertanian. Cabai penyakitnya tiap tahun begitu,” kata Zulkifli Hasan.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini