Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

BPS: Cadangan Beras Nasional Juni 2022 Capai 9,71 Juta Ton

Jakarta, Aktualiti.com – Hasil survey cadangan beras nasional (SCBN) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan cadangan beras hingga Juni 2022 mencapai 9,71 juta ton.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah mengatakan bahwa data cadangan beras nasional yang mencapai 9,71 juta ton tersebut tersebar di berbagai tempat.

“Berdasarkan hasil survey, stok beras nasional periode 31 maret 2022 mencapai 9,11 juta ton beras. Kemudian pada 30 April meningkat 10,15 juta ton dan stok pada bulan Juni 2022 menjadi 9,71 juta ton,” kata Habibullah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (08/08/22) seperti dikutip dari Antara.

Habibullah memaparkan bahwa stok beras bulan Juni 2022 tersebar di berbagai tempat, yakni institusi rumah tangga 6,6 juta ton, di pedangan 1,04 juta ton, gudang Bulog 1,11 juta ton, penggilingan 0,69 juta ton, dan di horeka (hotel, restoran, katering) maupun industri sebesar 0,28 juta ton.

Baca juga: Kemenperin Berhasil Salurkan 600 Ribu Ton Minyak Goreng Melalui Simirah 2.0

“Secara umum, rata-rata stok beras di seluruh institusi cenderung mengalami kenaikan pada periode 30 April 2022 dibandingkan periode 31 Maret 2022,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa hasil SCBN 2022 telah mengkonfirmasi posisi surplus beras periode 2019 sampai dengan Juni 2022.

“Hasil SCBN 2022 telah mengkonfirmasi posisi surplus beras periode 2019 sampai dengan Juni 2022 dengan menggunakan KSA (Kerangka Sampel Area) BPS,” ucapnya.

“Stok beras kita mencukupi dan akan terus bertambah seiring dengan adanya panen tiap bulan hingga akhir Desember 2022,” lanjutnya.

Terakhir, Habibullah mengatakan telah menggelar survei di 34 provinsi yang juga sekaligus menyamakan data lintas kementerian dan lembaga agar bisa digunakan sebagai pijakan dalam mengambil keputusan.

“Survei ini kami lakukan pada bulan Juni 2022 yang digelar di 34 provinsi meliputi 490 kabupaten/kota dengan jumlah sampel 47.817 sampel yang terdiri dari 14.100 sampel rumah tangga dan 33.717 sampel non rumah tangga dengan melibatkan 1.900 orang petugas sebagai enumerator,” tutupnya.

Reporter: Ali Ruhiyat
Sumber: Antara

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini