Friday, October 7, 2022
spot_img
spot_img

Gubernur BI Nilai Inflasi Tahun 2022 Tembus 6 Persen

Jakarta, Aktualiti.com – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menilai Inflasi Indeks Harga konsumen (IHK) di Indonesia pada Tahun 2022 tembus mencapai enam persen.

Inflasi IHK tersebut, diakibatkan oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, serta naiknya tarif angkutan umum.

“Secara keseluruhan kenaikan harga BBM bersubsidi dan tarif angkutan umum, meski tarif angkutan belum semuanya, akan menambahkan inflasi IHK 1,8 persen sampai 1,9 persen pada 2022, sehingga menjadi sedikit lebih tinggi dari enam persen,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan September di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Dikutip dari antaranews.com Perry menjelaskan terdapat dua jenis dampak dari kenaikan harga BBM maupun tarif angkutan terhadap inflasi, yakni dampak langsung dan tidak langsung (second round).

Untuk dampak langsung, telah terlihat dari kenaikan harga barang-barang dan menyebabkan inflasi bulan September 2022 yang diperkirakan Survei Pemantauan Harga (SPH) BI akan mencapai 5,89 persen (year-on-year/yoy).

Sementara untuk dampak tidak langsung akan terlihat selama tiga bulan ke depan, yakni pada Oktober, November, dan Desember 2022.

Namun Perry meyakini, bahwa untuk bulan-bulan setelah itu kenaikan inflasi IHK tidak akan tinggi dan akan semakin melandai, sehingga berbagai langkah pengendalian inflasi perlu terus dilakukan baik dari sisi pasokan maupun dari sisi permintaan.

Reporter : Sahrul

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini