Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Gubernur Lemhanas: 46 Persen Distribusi Komoditas Global Melalui Laut Indonesia

Jakarta, Aktualiti.com – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI Andi Widjajanto mengatakan sekitar 46 dari 82 persen distribusi komoditas pangan dunia melewati laut Indonesia.

Andi menerangkan sebesar 60 persen dari 82 persen komoditas pangan dan energi dunia yang didistibusikan melalui laut saat ini terganggung distribusinya.

“Yang melalui Selat Malaka, Sunda dan Lombok itu sekitar kira-kira 46 persen dari pasokan komoditas pangan dan energi dunia yang melalui laut kita,” kata Andi di Gedung Metro TV, Jakarta Barat, Rabu, 24 Agustus 2022.

Dilansir dari Antara, ia menekankan bahwa disrupsi sistem distribusi global utamanya sektor maritim menjadi salah satu penyebab masalah di dunia yang berdampak terhadap Indonesia.

Menjawab persoalan tersebut, pada agenda Jakarta Geopotical Forum ke-6, Lemhanas mengusung tema “Geomaritime: Chasing the Future of Global Stability” dalam rangka menjawab persoalan disrupsi sistem distribusi tingkat global.

Andi menjelaskan, dengan adanya forum ini nantinya diharapkan bisa menjadi modal awal dalam memberikan rekomendasi maupun kajian strategis kepada Presiden terkait antisipasi dampak krisis pangan dan energi global terhadap Indonesia.

“Ke depan kita fokus antisipasi krisis dari sekarang,” kata Andi.

Andi mengatakan dibutuhkan perencanaan strategis jauh ke depan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang kuat dalam sektor maritim di tengah persaingan geopolitik antarnegara.

“Tidak cukup perencanaan strategis hanya sampai 2024, tidak cukup perencanaan strategis 2045. Kita membutuhkan perencanaan strategis jangka panjang hingga tahun 2070,” jelasnya.

Kegiatan Jakarta Geopolitical Forum (JFG) ke-6 atau The 6th Jakarta Geopolitical tersebut diselenggarakan secara hybrid fan dilaksanakan pada 24 dan 25 Agustus 2022.

Pada acara tersebut menghadirkan para ahli geopolitik dari berbagai negara yang didalamnya membahas berbagai isu komprehensif seperti pertahanan, keamanan, teknologi, hingga ekonomi maritim.

Reporter: Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini