Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

IHSG Diprediksi Melemah Akibat Berbagai Sentimen Negatif dari Dalam dan Luar Negeri

Jakarta, Aktualiti.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah pada perdangan hari ini, Jumat, 2 September 2022 akibat dibayangi berbagai sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

Beberapa sentimen negatif tersebur diantaranya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed).

Selain itu, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengungkapkan investor juga akan mencermati hasil rilis terkait data ketenagakerjaan AS atau non-farm payroll (NFP).

“Disisi lain, investor akan mencermati data non-farm payroll dari AS yang akan dirilis Jumat, 2 September 2022 malam,” kata Dennies dikutip dari CNN Indonesia.

Ia juga menuturkan, akibat dari sentimen tersebut proyeksi pergerakan IHSG berada di rentang support 7.099 dan resistance 7.233.

Sebelumnya, penutupan IHSG pada perdagangan Kamis, 1 September 2022 kemarin, melemah 25,48 poin atau minus 0,36 persen ke level 7.153. Transaksi yang dilakukan investor sebesar Rp12,76 triliun dan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,45 miliar saham.

Sementara itu, Direktur Utama PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya justru memprediksi IHSG akan menguat.

Ia menjelaskan deflasi 0,21 persen pada Agustus berdasarkan rilis data ekonomi RI turut menopang pergerakan indeks saham hari ini.

“Pasca rilis data perekonomian inflasi yang mencerminkan kondisi perekonomian masih dalam kondisi stabil, maka terlihat pola gerak IHSG juga masih berada dalam kondisi sideways dengan potensi penguatan terbatas,” tutur William.

Ia juga memprediksi pergerakan IHSG berada di rentang support 7.002 dan resistance 7.223. Selain itu, ia merekomendasikan beberapa saham seperti GGRM, BBCA, KLBF, HMSP, JSMR, PWON, ISAT, TLKM, dan EXCL.

Reporter : Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini