Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Investasi Saham Syariah, Sudah Pernah Coba?

Jakarta, Aktualiti.com – Saham merupakan salah satu instrumen investasi di pasar modal yang dapat dibeli oleh siapa saja. Namun apakah kamu tau kalau sekarang ada saham syariah? Mungkin sobat aktualiti sudah ada yang pernah dengar, mungkin juga belum.

Menurut Bursa Efek Indonesia, saham syariah adalah efek yang berbentuk saham yang tidak bertentangan dengan prinsip dan kaidah syariah. Definisi saham dengan konteks syariah ini merujuk kepada definisi saham pada umumnya yang diatur dalam undang-undang maupun peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lainnya.

Baca juga : Wapres: Ekonomi Syariah Harus Jadi Obor Perekonomian Nasional

Lalu apa saja syarat suatu saham dikategorikan menjadi saham syariah?

1. Emiten tidak melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
Perjudian dan permainan yang tergolong judi Perdagangan yang dilarang menurut syariah, perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang/jasa dan perdagangan dengan penawaran/permintaan palsu.
Jasa keuangan ribawi, bank berbasis bunga dan perusahaan pembiayaan berbasis bunga.
Jual beli yang mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan/atau judi (maisir), antara lain asuransi konvensional.
Memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan, dan/atau menyediakan, barang atau jasa haram zatnya (haram li-dzatihi) dan barang atau jasa haram bukan karena zatnya (haram lighairihi)
Yang ditetapkan oleh DSN MUI, barang atau jasa yang merusak moral dan/atau bersifat mudarat. melakukan transaksi yang mengandung unsur suap (risywah).
2. Emiten memenuhi rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
Total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak lebih dari 45% (empat puluh lima per seratus).
Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 persen.

Bahkan karena tingginya antusiasme investor mengenai ekosistem saham syariah ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai membuat beberapa indeks khusus yang merangkum saham-saham yang sudah terverifikasi sebagai saham syariah. Adapun beberapa indeks saham syariah adalah sebagai berikut:

1. Jakarta Islamic Index (JII)

Jakarta Islamic Index (JII) adalah indeks saham syariah yang pertama kali diluncurkan di pasar modal Indonesia pada tanggal 3 Juli 2000. Konstituen JII hanya terdiri dari 30 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. Sama seperti ISSI, review saham syariah yang menjadi konstituen JII dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, Mei dan November, mengikuti jadwal review DES oleh OJK.
Adapun daftar saham JII yang telah diterbitkan Bursa Efek Indonesia berdasarkan Daftar Efek Syariah dapat dilihat pada link berikut: https://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

2. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

Indeks Saham Syariah Indonesia yang diluncurkan pada tanggal 12 Mei 2011 adalah indeks komposit saham syariah yang tercatat di BEI. ISSI merupakan indikator dari kinerja pasar saham syariah Indonesia. Konstituen ISSI adalah seluruh saham syariah yang tercatat di BEI dan masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan oleh OJK. Artinya, BEI tidak melakukan seleksi saham syariah yang masuk ke dalam ISSI.

Konstituen ISSI diseleksi ulang sebanyak dua kali dalam setahun, setiap bulan Mei dan November, mengikuti jadwal review DES. Oleh sebab itu, setiap periode seleksi, selalu ada saham syariah yang keluar atau masuk menjadi konstituen ISSI. Metode perhitungan ISSI mengikuti metode perhitungan indeks saham BEI lainnya, yaitu rata-rata tertimbang dari kapitalisasi pasar dengan menggunakan Desember 2007 sebagai tahun dasar perhitungan ISSI.
Adapun daftar saham-saham konstituen indeks ISSI dapat dilihat pada link berikut: https://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

3. Jakarta Islamic Index 70 (JII70)

Jakarta Islamic Index 70 (JII70 Index) adalah indeks saham syariah yang diluncurkan BEI pada tanggal 17 Mei 2018. Konstituen JII70 hanya terdiri dari 70 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. Sama seperti ISSI, review saham syariah yang menjadi konstituen JII dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, Mei dan November, mengikuti jadwal review DES oleh OJK.
Adapun daftar saham JII70 yang telah diterbitkan Bursa Efek Indonesia berdasarkan Daftar Efek Syariah dapat dilihat pada link berikut: https://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

4. IDX-MES BUMN 17

Indeks yang mengukur kinerja harga dari 17 saham syariah yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan afiliasinya yang memiliki likuiditas baik dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. IDX-MES BUMN 17 merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Adapun daftar saham IDX-MES BUMN 17 yang telah diterbitkan Bursa Efek Indonesia dapat dilihat pada link berikut: https://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

Nah Sobat Aktualiti bisa dengan mudah melihat saham-saham yang tergolong saham syariah tersebut dalam Daftar Efek Syariah yang diterbitkan secara periodik oleh OJK.

Baca juga : PB PMII: Indonesia Akan Jadi Pusat Perekonomian Syariah Dunia

Setelah melihat-lihat, kira kira Sobat Aktualiti tertarik buat beli saham apanih?

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini