Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Jokowi Sebut UMKM Jadi Kunci Pergerakan Ekonomi Indonesia

Jakarta, Aktualiti.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengungkapkan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu kunci pergerakan ekonomi Indonesia saat ini.

Hal ini dibuktikan dengan pendapatan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia melalui sektor UMKM sebesar 61 persen atau Rp 8.573 triliun. Kemudian UMKM juga mampu menyerap 97 persen dari total angkatan kerja dan mampu menghimpun dana hingga 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.

Dalam acara Pemberian NIB ke Pelaku UMK di Papua pada Rabu (31/8/2022) Jokowi mengungkapkan, meski saat ini UMKM di Indonesia berjumlah kurang lebih sebanyak 64 juta, sayangnya pengusaha yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan terdaftar di Online Single Submission (OSS) baru berjumlah 1,8 juta.

Selanjutnya, Presiden menyebut bahwa NIB dapat bermanfaat bagi para pelaku UMKM salah satunya dalam mendapatkan bantuan usaha mikro dari pemerintah dan memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca juga : Dorong UMKM Cirebon Menuju Global, Sandi Uno Buat AKI 2022

“Apa gunanya setelah dapat NIB? Bapak Ibu menjadi pengusaha formal, karena telah memiliki izin nomor induk berusaha. Kalau sudah pegang (NIB) untuk apa? Bapak Ibu bisa akses permodalan ke bank, minta yang namanya KUR,” ujar Jokowi.

Jokowi juga menegaskan apabila meminjam di bank harus dihitung terlebih dahulu dan dananya harus bisa dimaksimalkan jangan sampai digunakan untuk membeli kebutuhan diluar usaha.

“Kalau dihitung, kira-kira tidak masuk, ngga usah minjem, kalau hitungannya masuk, masih untung dan bisa ngangsur silahkan pinjam. Jangan sekali-kali untuk beli sepeda motor atau pinjem Rp 200 juta. Rp 100 jutanya untuk beli mobil”, ujar Jokowi.

Jokowi juga mengajak para pelaku UMKM untuk memasukan produk mereka ke platform digital, sehingga lingkup penjualannya akan semakin luas dan tidak hanya di Papua saja.

“Karena saya lihat tadi peluang untuk itu besar sekali, karena kemasannya sudah baik, branding baik, namanya juga keren bagus-bagus, jangan jual disini aja, tapi platform digital juga,” ujar Jokowi.

Editor : M Nur Habib

Reporter: M. Asnawi Kholil

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini