Friday, October 7, 2022
spot_img
spot_img

Melawat ke Korsel, Jokowi Sukses Kantongi Komitmen Investasi Sebesar Rp 100,69 Triliun

Seoul, Aktualiti.com – Presiden Joko Widodo bersama rombongan Menteri Kabinetnya melawat ke Korea dan sukses kantongi komitmen investasi dari 10 CEO perusahaan di Korea senilai 6,72 miliar dollar AS atau sekitar Rp 100,69 triliun.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan investasi yang masuk dipastikan akan memberikan manfaat bagi pengusaha nasional dan para pengusaha UMKM lokal.

“Saya selalu tekankan kepada seluruh investor yang masuk agar berkolaborasi dengan pengusaha nasional dan UMKM yang ada di daerah. Kita dorong mereka untuk maju bersama dan ciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” ujar Bahlil, Kamis (28/07/2022).

Bahlil melanjutkan, pemerintah selalu berupaya menghadirkan investasi berkualitas. Hal ini didorong dengan penyederhanaan kebijakan di bidang investasi melalui UU No. 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja. Lebih detail, terkait dengan penerbitan perizinan berusaha dan pemberian insentif fiskal melalui sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko.

Kim Gyo-hyun selaku CEO Lotte Chemical mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Kim berkata bahwa pemerintah Indonesia sangat mendukung investasinya dengan dibangunnya kompleks Petrokimia di Cilegon.

Baca juga : Temui Presiden Xi Jin Ping, Jokowi Sepakati 7 Kerja Sama Strategis dengan China

“Dengan adanya perusahaan kami di Indonesia, kami harap bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat. Untuk itu, kami siap untuk mendengar apa saja yang diperlukan oleh masyarakat. Melalui kesempatan ini, saya harapkan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan dari Pemerintah Indonesia dan saya harap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik,” kata Kim Gyo-hyun.

Selain itu, CEO Posco Kim Hag Dong menyampaikan, saat ini Posco berupaya memulai investasi tahap kedua yaitu pabrik baja terintegrasi yang akan memproduksi baja untuk otomotif, termasuk kendaraan listrik, dengan rencana nilai investasi sebesar 3,5 miliar dollar AS.

Menurut data Kementerian Investasi/BKPM, dalam kurun waktu 2017 sampai semester pertama 2022, Korea Selatan menempati urutan ke lima dalam realisasi investasi di Indonesia. Total investasinya mencapai 9,08 miliar dollar AS.

Nilai tersebut didominasi oleh investasi pada sektor manufaktur yaitu industri kendaraan bermotor yang mencapai 1,7 miliar dollar AS.

Kemudian disusul oleh sektor listrik, gas, dan air sebesar 1,35 miliar dollar AS, industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam sebesar 0,92 miliar dollar AS, industri barang dari kulit dan alas kaki sebesar 0,86 miliar dollar AS, serta industri kimia dan farmasi sebesar 0,85 miliar dollar AS.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini