Thursday, September 29, 2022
spot_img
spot_img

Menteri Keuangan Imbau Masyarakat Waspadai Inflasi

Jakarta, Aktualiti.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan meski neraca perdagangan Indonesia menunjukan tren positif, namun masyarakat dihimbau untuk tetap waspadai inflasi.

Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers APBN Kita (Angaran Pendapatan Belanja Negara Kinerja dan Fakta), Rabu (27/7/2022).

Mengutip dari akun resmi Kemenkeu, neraca perdagangan Indonesia menunjukkan surplus USD 5,1 miliar pada bulan Juni. Data tersebut lebih tinggi dari pada bulan Mei 2022 yang hanya sebesar USD 2,9 miliar.

“Surplus neraca perdagangan di bulan Juni hampir dua kali lipat dibandingkan bulan Mei. Ini adalah hal yang positif karena 26 bulan berturut-turut neraca perdagangan Indonesia masih dalam posisi surplus,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga : Antisipasi Lonjakan Harga Minyak Dunia, Sri Mulyani Bagi Beban Subsidi Energi dengan Pemda

Sri Mulyani menjelaskan ekspor Indonesia pada bulan Juni 2022 mencapai USD 26,1 miliar naik sebesar 40,7 persen year on year (yoy). Hal itu dipicu oleh meningkatnya ekspor non migas seperti batu bara, produk sawit, besi dan baja.

Sementara impor Indonesia pada bulan Juni 2022 mencapai USD 21 miliar, meningkat sebesar 22 persen (yoy) yang didominasi oleh bahan baku dan barang modal.

Disisi lain Sri Mulyani menghimbau agar masyarakat tetap mewaspadai inflasi Indonesia. Di negara maju tingkat inflasi akan mencapai 6,6 persen, sementara di negara berkembang seperti Indonesia, tingkat inflasi diperkirakan akan mencapai 9,5 persen.

“Jadi inflasi makin tinggi, pertumbungan makin melemah. Ini kombinasi yang sangat tidak baik bagi lingkungan ekonomi global yang juga harus kita waspadai bisa mempengaruhi Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : M. Asnawi Kholil

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini