Thursday, September 29, 2022
spot_img
spot_img

Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital, Pemerintah Kerjasama dengan Microsoft

Jakarta, Aktualiti.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menandatangani kontrak kerjasama (MoU) dengan Microsoft untuk perkuat sistem dan transformasi ekonomi digital di Indonesia pada Rabu, (15/06/2022).

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin, menyampaikan ada sejumlah bidang yang menjadi prioritas kerja sama antara lain meliputi bidang inovasi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), literasi digital, tata kelola data, industri 4.0, serta program inkubasi ekonomi digital.

“Kerja sama ini merupakan salah satu perwujudan komitmen bersama Pemerintah dengan pihak swasta dalam upaya mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui akselerasi transformasi digital. Kerja sama ini akan diwujudkan dalam berbagai rencana kegiatan,” kata Rudy, Kamis (16/6/2022).

Kerja sama ini direalisasikan dalam berbagai bentuk, salah satunya dengan digital skilling.

“Kerja sama ini akan diwujudkan dalam berbagai rencana kegiatan, salah satunya digital skilling yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan talenta digital sebanyak 9 juta hingga tahun 2030 atau setara dengan 600 ribu orang per tahunnya,” ucap Rudy.

“Semoga melalui penandatangan MoU ini, kolaborasi antara Pemerintah dengan pihak Microsoft dapat makin diperkuat dan ditingkatkan. Bersama-sama kita mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang mampu mendorong percepatan pemulihan serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terkoneksi dan berkelanjutan,” katanya.

Baca juga : Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi di ASEAN

Kemenko Perekonomian dan Microsoft juga membantu menyiapkan para pelaku industri agar mampu berkembang dan bersaing di ekosistem ekonomi digital sehingga turut berkontribusi dalam perekonomian negara.

“Kolaborasi ini antara lain akan dilakukan dengan membentuk aliansi interdispliner dan multisektor yang dapat memberikan rekomendasi mengenai solusi digital di sektor-sektor prioritas, mengembangkan konsep Pusat Kecerdasan Buatan Nasional untuk industri 4.0 yang selaras dengan inisiatif Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0, dan mempercepat penerapan teknologi yang dapat menjawab kebutuhan industri serta UMKM secara terpersonalisasi, sesuai fokus area masing-masing,” ujar Rudy.

Selain itu, pelatihan intensif untuk membangun talenta digital juga akan digalakan oleh berbagai kementrian dan lembaga terkait agar dapat mempercepat transformasi digital.

“Pelatihan ini akan menggunakan konsep Training of Trainer (ToT). Peserta yang telah menyelesaikan suatu modul pelatihan akan diajak menjadi pemateri bagi kelompok peserta lainnya. Konsep ini diharapkan dapat menjangkau semakin banyak talenta digital Indonesia, baik yang berada di dalam maupun di luar kementerian,” ucap Rudy.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir, mengatakan berbekal pengalaman 25 tahun bersama Microsoft di Indonesia, pihaknya siap membantu memaksimalkan keahlian dan teknologi yang dimiliki untuk menjangkau setiap individu dan organisasi dalam negeri, baik itu UMKM, institusi pemerintahan, institusi pendidikan, ataupun yang lainnya.

“Kami merasa terhormat dapat memperkuat kemitraan dengan Kemenko Perekonomian untuk mempercepat pencapaian Indonesia Digital. Melalui area-area kerja sama yang kami eksplor, seperti akselerasi Industri 4.0 melalui transformasi digital lintas industri, program inkubasi untuk startup, dan rangkaian digital skilling, kami berharap dapat terus memberdayakan ekonomi digital Indonesia secara inklusif,” ujarnya.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini