Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

RUPST Kimia Farma: Bagi Deviden Rp90 M & Prof Wiku Masuk Komisaris

JAKARTA- PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2021 secara daring. RUPST memutuskan untuk membagikan deviden kepada pemegang saham dengan total Rp90 miliar, dan juga mengubah susunan pengurus perseorang, yang menarik Prof Wiku Adisasmito yang selama ini menjadi juru bicara Satgas Covid masuk sebagai komisaris menggantikan Subandi.

Dalam rilis yang diterima Aktualiti.com, Rabu 11 Mei 2021, ada tujuh hal yang dibahas dan diputuskan di dalam rapat tersebut, yaitu:

Pertama, Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2021, dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang di dalamnya mencakup Laporan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, sekaligus pemberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan Pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2021.

Kedua, Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2021.

Ketiga, Penetapan Remunerasi (Gaji/Honorarium, Fasilitas, dan Tunjangan) Tahun 2022 serta TantiemTahun Buku 2021 bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Keempat, Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2022.

Kelima, Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Keenam, Pengukuan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI Nomor : a. PER–03/MBU/03/2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER–02/MBU/2010 tentang Tata Cara Penghapusbukuan dan Pemindahtanganan Aktiva Tetap Badan Usaha Milik Negara; b. PER–11/MBU/07/2021 tentang Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan, dan Pemberhentian Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara; c. PER–13/MBU/09/2021 tentang Perubahan Keenam Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER–04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara; dan d. PER–14/MBU/10/2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER–12/MBU/2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/ Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara, berikut setiap perubahannya;

Ketujuh, Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Dalam RUPST tersebut juga telah diputuskan perubahan susunan pengurus Perseroan.

RUPST juga menyetujui dan mengesahkan penetapan penggunaan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2021 sebesar Rp302.273.634.199,- (tiga ratus dua miliar dua ratus tujuh puluh tiga juta enam ratus tiga puluh empat ribu seratus sembilan puluh sembilan rupiah) & Dividen sebesar 30% atau Rp90.682.090.260,- (sembilan puluh miliar enam ratus delapan puluh dua juta sembilan puluh ribu dua ratus enam puluh rupiah) yang akan diatribusikan kepada Pemegang saham, dibandingkan laba bersih tahun 2020, laba bersih Perseroan tahun buku 2021 mencatatkan pertumbuhan sebesar 1.319%.

Sekedar informasi, berikut adalah susunan dan jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terbaru:

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama : Abdul Kadir
Komisaris : Dwi Ary Purnomo
Komisaris : Wiku Adisasmito
Komisaris Independen : Rahmat Hidayat Pulungan
Komisaris Independen : Kamelia Faisal
Komisaris Independen : Musthofa Fauzi

DIREKSI
Direktur Utama : David Utama
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Lina Sari
Direktur Pemasaran, Riset & Development : Jasmine Karsono
Direktur Produksi dan Supply Chain : Andi Prazos
Direktur Sumber Daya Manusia : Dharma Syahputra

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini