Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Sandiaga Maksimalkan Potensi Batik Banyuwangi dengan Cara Ini

Banyuwangi, Aktualiti.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi dalam bentuk pelatihan membatik, bersama Yayasan Indonesia Setara yang diinisiasi oleh “Rumah Sandiuno Indonesia” di Pondok Pesantren Roudhotul Muta’alimin, Banyuwangi, Jawa Timur. Sandi menyadari tingginya potensi batik Banyuwangi.

“Kita berkunjung dan bersilaturahim dalam kegiatan pelatihan yang diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok UMKM binaan Pondok Pesantren Roudlotul Muta’allimin,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan resmi, Selasa (7/6/2022).

Sandi menilai produk-produk batik di Banyuwangi memiliki daya saing di mata wisatawan. Hal ini bisa membangkitkan gairah ekonomi warga.

Baca juga : Sandiaga Uno Apresiasi Pagelaran Budaya Kota Depok 2022

“Kami melihat banyak sekali ibu – ibu yang memiliki keunggulan dalam membatik, ini kita siapkan karena Banyuwangi akan segera bangkit kembali, sehingga ini harus dibangun agar memiliki daya saing dan menjadi oleh – oleh wisatawan,” kata Sandi.

Sandi melanjutkan, seiring membaiknya kondisi pandemi Covid 19, sektor pariwisata khususnya di Banyuwangi turut juga bangkit. Dengan pelatihan ini, diharapkan para pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitasnya dalam berinovasi, adaptasi, serta kolaborasi.

“Kunjungan wisatawan akan semakin banyak, karenanya produk karya ekonomi kreatif harus terus dibangun agar memiliki daya saing dan menjadi oleh-oleh andalan. Dan saya harapkan UMKM bisa mengambil inspirasi dari program-program unggulan kita seperti desa wisata, ekowisata, juga pariwisata berbasis olahraga,” paparnya.

Setelah pelatihan tersebut nantinya akan dilakukan pendampingan, mulai dari bantuan dalam pemasaran serta perizinan.

“Mereka rupanya sangat antusias untuk mengembangkan industri batik ini, jadi kami akan melakukan pendampingan setelah ini, kami akan bantu pemasaran, setelah itu kami bantu perizinannya,” ucap Sandi.

Baca juga : Ditawari Gabung PKS, Sandiaga Uno: Ojo Kesusu

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Roudlotul Muta’alimin Gusdur Muzi Muftadi Asimbari berharap pelatihan ini dapat terus dibina, sehingga mampu memicu kreativitas santri dan masyarakat.

“Dengan pelatihan membatik ini sebagai gerakan atau kreatifitas, sehingga membatik ini dapat terus di didik dan di bina,” ujar Gusdur.

Nantinya pelatihan ini akan dijakarkan kembali ke masyarakat sekitar dan santri, agar gairah ekonomi di sekitar pondok pesantren ikut naik.

“Akan nanti diajarkan kembali ke santri atau ke umum, tentu bisa menaikan ekonomi disini, sekarang kan pondok pesantren itu mengajarkan untuk hidup mandiri. Jadi tidak hanya mengaji kitab kuning saja, namun juga bisa berdagang ataupun berproduksi,” pungkas Gusdur.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini