Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Apa Penggantinya?

Jakarta, Aktualiti.com- Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi mencabut program subsidi minyak goreng curah mulai hari ini, Selasa (31/5/2022).

Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, subsidi minyak goreng curah bukan berarti dihentikan sepenuhnya, namun sistemnya digantikan dengan skema Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO).

“Penyedian minyak goreng untuk masyarakat tetap dilanjutkan melalui skema DMO dan DPO,” kata Putu.

Putu melanjutkan, program minyak goreng curah terdahulu dan sekarang tidak mengubah Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp15.500 per kilogram dan Rp14.000 per liter.

“HET dan harga keekonomian nantinya langsung kepada perusahaan industri tanpa melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDPKS),” ungkapnya.

Putu menjelaskan, jika sebelumnya selisih HET dan harga keekonomian diganti BPDPKS melalui pungutan ekspor, sekarang langsung ke perusahaan industri tanpa melalui BPDPKS.

Selain itu, pada bulan April, realisasi pendistribusian minyak goreng curah mencapai 210.815,14 ton, melebihi kebutuhan minyak goreng curah yang besarnya 194.634 ton.

“Jadi realisasi pemenuhan April sudah di atas 108,3 persen,” katanya.

Sementara untuk pengiriman rata-rata per hari kerja meningkat dan konsisten dari Maret sampai Mei. Pada bulan Mei, rata-rata pendistribusian pada hari kerja sebesar 9.159 ton dan April 9.166 ton.

“Ini sudah jauh meningkat dan konsisten dibanding Maret yang hanya rata-rata 4.613 ton per hari kerja,” kata Putu.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu cemas dengan pencabutan subsidi minyak goreng curah tersebut, karena harga dan ketersediaannya sudah terjamin oleh Pemerintah.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini