Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Mengenal Duck Syndrome, Terlihat Tenang Tapi Penuh Tekanan

Jakarta, Aktualiti.com – Terkadang ada seseorang yang kelihatannya bahagia dan baik-baik saja, tetapi sebenarnya dia sedang berusaha untuk menutupi masalah dan tekanannya.

Orang tersebut ingin terlihat oleh orang lain sebagai pribadi yang bahagia, santai dan seakan-akan tidak punya tekanan apa-apa. Padahal, diam-diam dia sedang mengalami kegelisahan dan kecemasan yang berusaha dia tutup-tutupi.

Dilansir dari instagram @meaningful.me, ternyata, orang yang mengalami kondisi tersebut, dalam ilmu psikologi dinamakan duck syndrome. Jadi apa sebenarnya duck syndrome itu?

Apa itu Duck Syndrome?

Duck syndrome adalah kondisi dimana seseorang tampak tenang dan baik-baik saja dari luar, tapi pada kenyataannya mengalami banyak tekanan dan masalah dalam hidup.

Nama duck syndrome sendiri ditafsirkan seperti seorang bebek yang tampaknya tenan dan melaju perlahan, sedangkan di bawah air, kakinya mendayung dengan susah payah agar tetap bisa mengapung.

Dalam kondisi medis, duck syndrome bukan termasuk kategori gangguan mental karena tidak ada kriteria diagnostik formal untuk kondisi ini. Tetapi, kondisi ini sudah banyak diteliti oleh para ahli terhadap banyak mahasiswa.

Meskipun bukan termasuk gangguan mental, duck syndrome biasanya dikaitkan dengan kondisi stres, depresi, atau kondisi mental lain. Atau dengan kata lain, gejala-gejala yang dialami juga berkaitan dengan gangguan mental lainnya.

Gejala-gejala Duck Syndrome

Umumnya mereka yang mengalami duck syndrome merasa bahwa orang-orang aan selalu memuji kemampuan mereka. Mereka juga kerap membandingkan diri dengan orang lain karena merasa orang lain memiliki kehidupan yang lebih baik.

Tekanan terhadap diri sendiri membuat mereka merasa kewalahan seolah semua ada di luar kendali.

Dari sisi kognitif, orang yang mengalami duck syndrome lebih mudah gugup dan mudah khawatir. Keinginan untuk mencapai target yang tinggi cenderung membuat mereka jadi pelupa dan sulit konsentrasi. Gejala-gejala ini jadi berpengaruh terhadap kondisi fisik.

Selain itu, kebiasaan tidur dan pola makan jadi ikut terganggung. Energi jadi terkuras oleh pikiran sehingga mudah lelah.

Duck syndrome juga bisa memunculkan perilaku yang berkaitan dengan kegelisahan, seperti mual, gugup, atau menggigit jari.

Penyebab Duck Syndrome

1. Pola Asuh
Yaitu pola asuh yang selalu menuntut anak untuk mencapai hasil yang maksimal.

Contohnya orang tua yang menuntut anak mencapai kesempurnaan, membuat anak merasa harus bisa mencapai target yang tinggi sehingga mereka berusaha sangat keras untuk bisa mencapai target.

2. Perfeksionisme
Orang yang punya karakter ini selalu berusaha mengejar kesempurnaan dan punya standar yang tinggi.

Baca juga : 14 Pelajaran Hidup yang Perlu Kamu Ketahui, Pernah Mengalaminya?

Dari rencana-rencananya sampai hasil kerja, mereka berpikir semuanya harus sempurna dan biasanya mereka juga ingin jadi yang terbaik di antara orang-orang di sekitarnya.

3. Ekspektasi lingkungan tinggi
Untuk memenuhi ekspektasi yang tinggi dari lingkungannya, seseorang bisa jadi berusaha keras untuk tampil sempurna.

Mereka mungkin bersikap seolah semua berjalan lancar. Meski, dibalik semua itu, mereka juga cemas akan kegagalan.

4. Pengaruh sosial media
Biasanya pemicunya adalah saat melihat hidup orang lain tampak lebih sempurna dan jauh dari kesulitan.

Hal ini bisa mendorong seseorang untuk memperlihatkan sisi sempurna dari dirinya saja dan menutupi segala kesulitan yang dihadapi.

Selain dari beberapa faktor tersebut, masih ada kemungkinan kondisi lain yang bisa berpengaruh. Faktor yang dialami satu orang dengan lainnya bisa juga berbeda, berdasarkan kondisi masing-masing individu.

Biasanya kondisi ini banyak dialami oleh mahasiswa atau para pekerja. Alasannya karena mereka mendapat tekanan untuk bersaing dengan lingkungannya.

Meskipun mungkin dianggap sepele, tapi jika kondisi ini diabaikan, penderita duck syndrome bisa mengalami depresi berat atau penyakit mental lain.

Reporter: Ali Ruhiyat
Sumber: Instagram @meaningful.me

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini