Thursday, September 29, 2022
spot_img
spot_img

Konflik Rusia-Ukraina, Presiden Amerika: Putin adalah Penjahat Perang

Jakarta, Aktualiti.com- Konflik terbuka Ukraina dan Rusia yang dimulai akhir bulan kemarin menjadi sorotan bagi dunia Internasional. Banyak penduduk yang terbunuh akkibat serangan serangan yang dilancarkan oleh tentara Rusia. Pihak Rusia mengklaim setidaknya lebih dari tiga juta warga Ukraina telah melarikan diri dan ribuan penduduk tewas atas serangan yang dilancarkan selama empat minggu.

Dilansir dari Reuters.com, bahwa banyak penduduk yang sedang mengantri di untuk mendapatkan roti dan tempat penampungan terbunuh oleh militer Rusia.

Situasi ini membuat Presiden Amerika Joe Biden merespon keras tindakan yang dilakukan oleh Presiden Vladimir Putin sebagai tindakan yang tidak dapat dimaafkan. Biden juga menyebut Presiden Valdimir Putin merupakan penjahat perang.

Dilansir dari The Guardian.com, dalam acara yang diselenggarakan di kantor Presiden Amerika, Joe Biden mengatakan pada reporter Reuters bahwa Vladimir Putin adalah penjahat perang.

Presiden Biden juga telah berjanji akan mengeluarkan 800 juta dolar untuk membantu keamanan Ukraina. Selain itu, Pemerintah Amerika telah menyepakati akan menggelontorkan dana sebanyak 14 miliar dolar untuk membantu negara-negara yang sedang mengalami krisis.

Reporter: Hanif Maulana Muhammad

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini