Friday, October 7, 2022
spot_img
spot_img

Krisis Menghantui Eropa, Warga Italia Protes Keras Tidak Mau Bayar Listrik

Jakarta, Aktualiti.com – Krisis energi terus menghantui Eropa salah satu yang terdampak adalah Italia.

Hal tersebut membuat harga-harga bahan di Italia naik tidak terkecuali bahan bakar dan listrik.

Dilansir dari Reuters, Tiga perempat konsumsi listrik Italia bergantung pada impor dengan kenaikan biaya impor bersih sebanyak dua kali lipat, yaitu senilai 100 miliar euro atau US$ 99,5 miliar pada tahun 2022.

Dampaknya harga bahan bakar termasuk listrik melonjak tajam hingga dua kali lipat mulai bulan depan.

Hal tersebut memicu warga Italia berbondong-bondong melakukan protes keras terhadap kenaikan harga tersebut.

Protes tersebut dipimpin oleh kelompok konsumen dengan nama Concados yang menawarkan dukungan hukum kepada orang-orang yang tidak mampu atau tidak mau membayar bahan bakar termasuk listrik.

Bahkan, kelompok tersebut menggemakan kampanye yang sebelumnya didengungkan di Inggris dengan jargon “Don’t Pay” atau “Jangan Bayar” yang menuntut pemotongan tagihan ke tingkat yang mereka sebut terjangkau.

Di bawah inisiatif “Kami akan membayar ketika kami mampu,” Codacons Italia mengatakan telah menyediakan di situs webnya formulir bagi pelanggan untuk memberi pemberitahuan kepada pemasok energi bahwa mereka hanya akan membayar 20% dari tagihan mereka, tulis media Inggris tersebut, dikutip pada Sabtu, 17 September 2022.

Sebagaimana diketahui, Italia adalah salah satu negara yang paling terkena pemotongan pasokan gas Rusia karena Moskow memasok 40% dari gas yang diimpor Roma tahun lalu.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini