Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Begini Tanda Malam Lailatul Qadar dalam Kitab Irsyadul Ibad

Jakarta, Aktualiti.com- Salah satu peristiwa penting pada bulan Ramadhan adalah malam Lailatul Qadar. Banyak umat Islam yang ingin mendapatkan Malam Lailatul Qadar, dimana beribadah malam malam tersebut, lebih baik di antara seribu bulan. Lalu, bagaimana cara mengetahuinya?

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar berada di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, yaitu pada tanggal-tanggal ganjil.

Sahabat Aktualiti, ditegaskan dalam Alquran malam Lailatul Qadar adalah malam mulia, tidak mudah diketahui betapa besar kemuliannya. Untuk memperoleh pemahaman terkait malam lailatul qadar, Profesor Muhammad Quraish Shihab dalam (NU.Online) memberikan keterangan terkait makna arti kata ‘qadar’.

Beliau memaparkan tiga arti Qadar. Pertama Qadar berarti penetapan atau pengaturan sehingga Lailatul Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Kedua, Qadar berarti kemuliaan yang terpilih sebagai malam turunnya Al-quran serta karena titik tolak dari segala kemuliaan yang dapat diraih.

Ketiga, Qadar berarti sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan dalam Surat Al-Qadar: Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Lebih lanjut lagi, dijelaskan dalam Kitab Irsyadul Ibad bahwa ciri lain Lailatul Qadar di antaranya suasana malam yang terang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, tidak ada mendung, tidak hujan dan berangin dan tidak ada bintang berjalan.

Jadi, dengan ciri-ciri di atas, semoga Anda bisa mendapatkan Malam Lailatul Qadar, dengan memperbanyak ibadah salat, membaca Alquran, membaca shalawat, membaca yasin, tahlil serta ibadah lain yang bermanfaat pada malam-malam tersebut.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini