Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Kemenag Gelar Pelatihan Kepemimpinan dengan Meneladani Rasulullah SAW

Bogor, Aktualiti.com- Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah menggelar Program Penguatan Leadership dan Karakter Siswa Madrasah Zona I yang meliputi Sumatera, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara di Kota Bogor, pada tanggal 5-7 September 2022.

Kegiatan ini bertujuan agar generasi Z memiliki karakter kepemimpinan yang matang di masa mendatang.

Mampu menjadi generasi emas dalam membaca peluang di berbagai aspek dan sektor yang ada.

Acara ini diselenggarkan sebagai respons atas inovasi, kreativitas, leadership yang dimiliki Gen Z yang sekarang duduk di bangku Madrasah Aliyah.

“Berdasarkan hasil penelitian, baik muslim maupun non muslim tokoh yang paling berpengaruh di dunia adalah Nabi Muhammad Saw.

Maka kita harus belajar kepemimpinan, teladan yang paling baik kepada Nabi Muhammad Saw,” kata Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Moh Isom, M.Ag.

Baca juga selengkapnya : Kemenag Latih Siswa MTs Jadi Influencer Muda yang Berkarakter

Menurut Fakhrurozi, SS. M.Si, Kepala Seksi Kesiswaan MA/MAK pada Direktorat KSKK Kementerian Agama RI., acara ini diikuti oleh 33 Peserta dari berbagai Madrasah diantarannya MAN 1 Pringsewu, MA Kmm Kauman Padang Panjang, MAN 2 Konawe Selatan, MAN 1 Konawe, MAN IC Jambi, MAN 4 Aceh Timur, MAN 1 Ogan Ilir, MAN Batam dan beberapa Madrasah lainnya yang terpilih sebagai peserta terbaik melalui berbagai seleksi.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini rata-rata berumur 15-17an tahun,” kata pria yang akrab dipanggil pak Ozi ini.

Dalam sesi pembukaan, Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Moh Isom, M.Ag., mengatakan bahwa ini adalah program lanjutan setelah pertemuan virtual via zoom yang diselenggarakan oleh Subdit kesiswaan-Direktorat KSKK.

Direktur KSKK ini melanjutkan, dari sekian banyak teori tentang kepemimpinan, sebenarnya meneladani Nabi Muhammdad Saw. sudah cukup, seperti sifat tabligh, sidik, fathonah, dan Amanah.

Prof Isom melanjutkan bahwa dalam aspek kepemimpinan, maka diharapkan bisa memiliki Teori kepemimipinan paling dasar dalam tiga hal.

Pertama, Aspek fisik. misalnya jika seorang pemimpin fisiknya bagus maka berpeluang menjadi pemimpin.

Kedua, Otak/pikiran artinya seorang pemimpian otaknya harus encer, mampu berpikir logis, mampu menarik kesimpulan, dan mampu berkomunikasi dalam berdialog.

Ketiga, Emosi, Berkarakter artinya Mampu mengendalikan emosi, tidak baperan, humble,dan memiliki integritas,tegas, disiplin, bertanggung jawab.

Selain itu, seorang pemimpin harus memiliki spiritualitas dan komunikasi mapan dalam berdialog dengan siapapun layaknya karakter seorang pemimpin.

Jadi pemimpin harus mampu beretorika dengan bagus, suara jelas dan tegas,” terang Prof Isom.

Menurut Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI, Dra. Hj. Nanik Puji Hastuti, M.Si., “Siswa Madrasah mempunyai peran besar, minimal untuk dirinya sendiri.

Sebanyak 550 Pendaftar, hanya 96 peserta terbaik yang terpilih untuk ikut dalam kegiatan ini.

Artinya banyak potensi yang bisa dikembangkan disini.

Acara pelatihan ini hadir beberapa narasumber, diantaranya Romzi Ahmad (Asisten Stafsus Presiden RI), Afif Yusuf Afifurrahan (AFA Training Center), Naila Maye Haq (KOPRI PB PMII).

“Manfaatkan kesempatan ini, selamat kalian sudah masuk 96 besar untuk maju ke grand final,” ucapnya.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini