Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Keutamaan Nisfu Syaban, Inilah 4 Amalan yang Dianjurkan

AKTUALITI.com – Malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan yang besar bagi umat Islam. Malam tanggal 15 bulan Syaban 1422 Hijriyah, menurut perhitungan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama, akan jatuh pada hari Jumat Pon, 18 Maret 2022 besok.

Pengampunan, pembebasan dan keberkahan merupakan bagian dari keutamaan di bulan Syaban.

Maka pada malam Nisfu Syaban, mayoritas umat Islam memperbanyak amalan-amalan serta doa, karena bagi siapa yang berdoa pada malam Syaban, Allah SWT akan memberi ampunan baginya sebagaimana Nabi Muhammad Saw bersabda.

Sesungguhnya Allah SWT melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhlukNya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah dan ath-Thabrani).

Baca juga: Tata Cara Shalat Tahajud Sesuai Ahlusunnah Wal Jama’ah

Keutamaan Nisfu Syaban yang begitu besar tentu akan sangat merugi bila kamu tidak melakukan amalan-amalan di dalamnya dengan maksimal.

Berikut Aktualiti.com merangkum dari berbagai sumber, Selasa (16/3/2022) tentang keutaman dan amalan pada malam Nisfu Syaban.

Memperbanyak Doa

Memperbanyak doa tentu berharap agar Allah SWT mengampuni dosa para hamba-Nya. Anjuran ini didasari pada sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Bakar. Bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda.

(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam Nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).” (HR al-Baihaqi)

Amalan baik dan dikabulkannya doa pada malam Nisfu Syaban juga dijelaskan dalam kitab Qalyubi wa Umairah.

“Disunnahkan menghidupkan malam hari raya Idhul Fitri dan Idhul Adha, dengan berdzikir dan shalat, khususnya shalat Tasbih. Sekurang-kurangnya adalah mengerjakan shalat Isya berjamaah serta membulatkan tekad untuk sholat Subuh berjamaah. Amalan ini juga baik dilakukan di malam Nisfu Syaban, awal bulan Rajab, dan malam Jumat. Karena pada malam-malam tersebut doa-doa akan dikabulkan.”

Perbanyak membaca syahadat

Dikutip dari NU Online, Sayyid Muhammad bin Alwi dalam kitab Ithmi’nanul Qulub Bidzikri ‘Allamil Ghuyub menjelaskan tentang dua kalimat Syahadat. Kalimat mulia itu sangat baik dibaca kapanpun dan dimanapun. Termasuk diantaranya pada malam Nisfu Syaban.

Dalam kitab diatas dijelaskan, “seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan  keutamaan dapat dilakukan dengan cara memperbanyak membaca kedua kalimat syahadat. La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya di bulan Syaban dan malam pertengahannya.”

Perbanyak puasa

Puasa merupakan sebuah amalan baik dalam Islam, termasuk dalam hal melatih sebuah kesabaran bagi yang menjalankannya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan tentang bagaimana keutamaan berpuasa di bulan Syaban. Di mana bulan ini merupakan pertengahan bulan Ramadhan dan Rajab.

Dalam haditsnya, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Bulan Syaban adalah bulan yang biasa dilupakan orang karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Bulan Syaban adalah bulan diangkatnya amalan-amalan, karenanya aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa,” (HR Abu Dawud).

Memperbanyak istighfar

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang tak mungkin luput dari salah dan dosa. Tetapi segala kesalahan dan dosa yang diperbuat, bukan tidak memiliki penawarnya.

Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada hamba-Nya yang meminta ampunan. Karena itu beristigfar merupakan ikhtiar menebus dosa. Apalagi, dilakukan di waktu-waktu tertentu seperti di malam Nisfu Syaban.

Baca juga: Kemenag Ubah Logo Halal, Begini Makna di Baliknya

Dijelaskan oleh Sayyid Muhammad bin Alwi bahwa Istigfar adalah amalan yang utama bagi umat muslim. Dalam Ithmi’nânul Qulûb diterangkan, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan umat Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan seperti Syaban dan malam pertengahannya.”

Sayyid Alwi juga menerangkan bahwa “Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam AlQuran dan hadits. Pada bulan Syaban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan.” (Editor: Siti Aminataz Zuhriyah)

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini