Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Kyai M Mustofa Ingatkan Pesan Moral KH Hasyim Asyári dalam Peringatan Pancasila

Jakarta, Aktualiti.com – Prosesi Halal Bihalal dan Pelantikan Lembaga PCNU Kabupaten Indramayu berlangsung dengan kidmad di Lapangan Bola Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Rabu, (01/06/2022).

Prosesi ini juga disiarkan langsung di TVNU dan TVNU Indramayu. Terdapat 18 Lembaga yang dilantik langsung oleh Ketua PCNU Kiai M. Musthofa. Hadir juga Rais Syuriyah K.H Baidhawi Bilal, Bupati Indramayu H. Nina Agustina M.H., C.R.A dan juga Budayawan Nahdliyin sekaligus Wakil Ketua Lesbumi PBNU Dr. Sastro Al Ngatawi. Selain itu, acara ini juga dihadiri sebanyak 2.500 warga nahdliyin yang ikut meramaikan hingga berakhirnya acara.

Dalam momentum yang sakral ini, Ketua PCNU Kab. Indramayu Kiai M. Musthofa mengingatkan kepada warga nadhdliyin tentang pesan moral Hadratussyekh Hasyim Asy’ari untuk terus melakukan gerakan sosial saling tolong menolong, menjaga persatuan, kasih sayang terhadap sesama. Hal ini disampaikan sebagai bentuk peringatan hari Lahirnya Pancasila yang bertepatan langsung dengan prosesi pelantikan yang digelar.

“Sesungguhnya sikap sosial saling tolong menolong, menjaga persatuan, kasih sayang terhadap sesama adalah fakta yang tidak seorang pun tidak mengetahui manfaatnya. Bagaimana mau menolak ? bahkan Rasulullah Saw. Bersabda : Kuasa Allah bersama jamaah, maka dari itu berpisah dari jamaah merupakan pintu masuk bagi setan-setan untuk memangsangnya, sebagaimana serigala memangsa kambing yang terpisah dengan rombongannya (Pesan Moral dalam Muqodimah Konon Asasi NU),” ujar Kiai M. Musthofa dalam sambutannya.

Memaknai momentum lahirnya Pancasila tidak serta merta hanya sebagai selebrasi semata, akan tetapi sebagai bentuk perwujudan dan tindakan Warga Nahdliyin sebagai amalan ormas terbesar Indonesia.

“Maka dari itu, sudah seharusnya kita perkuat sikap sosial, tolong menolong, menjaga persatuan, kasih sayang terhadap sesama dan kita lupakan masa lalu dan jadikan itu sebagai pelajaran bagi kita semua. Kita tetap ke depan, kebersamaan menjaga persatuan, dengan rasa kasih dan sayang. NU adalah besar, tetapi menjadi kecil dan hancur jika kita saling mencemooh, saling membuli, saling menyalahkan dan tidak ada lagi kasih sayang diantara kita.” Lanjut Kiai M. Musthofa.

Ketua PCNU juga menyampaikan betapa pentingnya warga nahdliyin untuk bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan diantara sesama. Hal ini juga sebagai bentuk Nun untuk bangkit bersama membangun peradaban dunia.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini