Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Quraish Shihab: Sambut Ramadhan, Ada 6 Hal Perlu Dilakukan

Jakarta, Aktualiti.com- Marhaban Ya Ramadhan begitulah kalimat yang sering diucapkan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Tentu bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling ditunggu bagi Umat Islam.

Sebagaimana dijelaskan Profesor Dr. M. Quraish Shibab Pendiri Pusat Studi Alquran  (dikutip dari chanel YouTube Najwa Shihab) bahwa Ramadhan adalah tempat mengambil bekal, yang mana bekal tersebut digunakan untuk memperbaiki kendaraan. “Artinya, selama bulan Ramadhan berlangsung, kita harus memanfaatkan ibadah kita untuk memperbaiki segala kesalahan yang kita perbuat,” kata Quraish Shihab.

Menurut Quraish Shihab, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut bulan Ramadhan. Apa saja itu?

Pertama, sebagai umat Islam perlu menyambut Ramadhan dengan perasaan senang dan bahagia, karena sebagaimana disebut Nabi Muhammad SAW. Ramadhan adalah bulan yang paling mulia. Karenanya, sebagai muslim sebelum bulan puasa datang, tepat di bulan Rajab sudah dianjurkan untuk berdoa memohon agar ditemukan dengan bulan Ramadhan.

Kedua, Ramadhan adalah bulan dimana segala amal perbuatan dan ibadah kita dilipatgandakan. Maka, sebagai muslim perlu memiliki pengetahuan yang mendalam tentang ibadah wajib dan sunnah dalam menjalankannya. Sebab, puasa di bulan Ramadhan termasuk rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslim.

Sebagaimana diketahui, ibadah puasa mempunyai ketentuan hukum dan aturan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sah secara hukum fikih. Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita perlu memahami rukun dan segala hal yang membatalkan puasa.

Adanya pengetahuan tersebut dapat meningkatkan motivasi bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa secara maksimal disertai dengan kesunahan yang dapat diamalkan. Tentu hal ini bisa dilakukan dengan banyak membaca (iqro), belajar, mengaji, mendengarkan dan juga bertanya kepada para ulama atau orang alim dibidangnya.

Ketiga, Ramadhan perlu disambut dengan doa, sebab Ramadhan merupakan bulan yang penuh karunia dan kenikmatan dalam beribadah. Selain juga merupakan bulan yang penuh dengan segala tantangan untuk menahan nafsu, berbuat jahat, hingga untuk menggapai kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Setiap doa yang kita panjatkan ketika bulan Ramadhan dapat meningkatkan optimisme sekaligus memberikan pengakuan kehambaan, bahwa tidak ada peristiwa tanpa kehendakNya.

Keempat, Ramadhan perlu disambut dengan tekad dan perencanaan yang matang. Hal ini tidak berkaitan dengan rencana terhadap menu buka puasa dan hal lain yang tidak substansial.

Namun, sebagai pengetahuan awal, orang-orang soleh terdahulu selalu membuat perencanaan pengisian bulan Ramadhan dengan cermat. Seperti halnya dalam membuat target ibadah memperbanyak menghatamkan Alqur’an, berapa kali shalat malam, berapa banyak sedekah dan memberikan makan orang yang berpuasa, dan berapa kali kita menghadiri pengajian dan membaca buku, kitab atau hal yang berkaitan dengan agama.

Kelima, umat Islam juga perlu mempersiapkan jiwa dan tubuhnya dalam menyongsong bulan Ramadhan. Rasulullah dan para sahabat memperbanyak puasa dan bersedekah  pada bulan Syaban sebagai latihan sekaligus tanda kegembiraan menyambut datangnya Ramadhan.

Keenam, materi dan finansial menjadi bagian terakhir yang perlu disiapkan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Hal ini tidak ditujukan untuk mempersiapkan menu sahur dan buka sebagaimana bagian keempat di atas.

Namun, dalam hal penyiapkan materi ini digunakan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan sebaik mungkin seperti halnya memberi sedekah sesuai dengan ketentuan hukum Islam.

Wa Allah a’lam bishawab.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini