Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Ritual Unik di Peringatan Malam Nuzulul Qur’an PBNU

Jakarta, Aktualiti.com- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an di Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta Selatan, Jumat(22/04/2022). Namun, ada kejadian unik yang mewarnai acara tersebut.

Acara yang dihadiri Rais ‘Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar, Ketum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, serta Pengasuh Pondok Pesantren Darul Rahman K.H. Syukron Makmun tersebut mengundang antusiasme jamaah yang ingin bermuwajahah, belajar, serta ngalap barokah para alim ulama yang turut menyemarakan malam Nuzulul Qur’an.

Gus Baha saat memberikan tausiyah di Nuzulul Quran PBNU.
Gus Baha saat memberikan tausiyah di Nuzulul Quran PBNU.

Namun, setelah acara selesai, beredar video K.H. Syukron Makmun dan seorang banser yang sedang bersalaman dengan beliau. Dalam video tersebut K.H. Syukron Makmun menampar banser tersebut seraya berkata “menjaga kyai, mestinya kamu di rumah saya, banser ini. Tapi akhirnya banser, kiainya ngga dijaga gereja yang dijaga.”

Hal tersebut kemudian dinarasikan sejumlah pihak bahwa seorang Kyai menampar Banser karena tidak menjaga Kyai. Apalagi bagi orang awam, maka akan dengan mudah mengaminkan hal tersebut

Syukri Rahmatullah selaku alumni memberikan penjelasan bahwasanya itu merupakan ‘ritual khusus’ yang biasa dilakukan alumni santri Pondok Pesantren Darul Rahman. Itu merupakan tradisi alumni yang bersilaturahmi dengan K.H. Syukron Makmun. Tamparan itu bukanlah tamparan yang berisi amarah, justru hal tersebut merupakan wasilah keberkahan dari K.H. Syukron Makmun.

“Jadi tamparan di dalam video tersebut bukan kemarahan Kyai terhadap Banser. Tapi memang Banser yang merupakan santri Kyai sedang ngalap barokag dengan meminta tamparan. Justru, kalau alumni tidak mendapat tamparan, maka akan merasa sia-sia atau tidak mendapatkan barokah,” ujar Syukri.

Diketahui pria yang mengenakan jaket Banser tersebut bernama Dul Hamid, seorang alumni Pondok Pesantren Darul Rahman juga yang sekarang menjadi Ketua Ranting Ansor Jati Karya Bekasi.

Dalam acara tersebut K.H. Syukron Makmun berpesan kepada seluruh pengurus PBNU untuk menghidupkan NU dan tidak mencari hidup dari NU.

Reporter : Ahmad Widyarma

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini