Wednesday, September 28, 2022
spot_img
spot_img

ACT Trending Berkali-Kali di Twitter Hingga Menjadi Bahan Ledekan, Mengapa?

Jakarta, Aktualiti.com – Berbagai tagar tentang Aksi Cepat Tanggap (ACT) trending di Twitter. Trendingnya tagar ACT dengan berbagai tagar sejak Minggu, 3 Juli 2022 hingga Senin, 4 Juli 2022.

Nampaknya ACT sedang menjadi bulan-bulanan netizen di Twitter. Trendingnya tagar terjadi berkali-kali, mulai dari istilah serius sampai dengan ledekan.

Berbagai tagar yang trending mulai dari #janganpercayaACT, #AksiCepatTanggap, sampai dengan menjadi bahan ledekan dengan tagar #AksiCepatTilep.

Asal mula trendingnya ACT karena unggahan netizen yang merepost pemberitaan Majalah Tempo yang mengungkap dugaan penyelewengan dana di lembaga filantropi tersebut yang menghimpun dana masyarakat untuk kemaslahatan umat.

Unggahan tersebut mendapat berbagai banyak komentar, yang seluruhnya mencengangkan netizen.

Mulai dari desakan ke Polri, Kemenkumham dan Kemendagri membongkar penyelewengan dana sampai ledekan seperti istilah ACT menjadi Aksi Cuan Terus, Aksi Cepat Transfer, Aksi Cepat Tajir, dan masih banyak hujatan netizen tentang ACT.

Baca juga : Islah Bahrawi: Buah Politisasi Agama

“Aksi Cepat Tilep ini mah, WTP 14 tahun???,” kata salah satu netizen (@BobbyRisakotta) membalas unggahan Tempo.

Berbagai dugaan bermunculan, merujuk pada hasil investigasi yang dilakukan tempo, mulai dari pemborosan gaji para petinggi disertai dengan berbagai fasilitas kelas premium seperti Mobil Alphard, Pajero Sport baru, dll.

Selain itu ada juga dugaan penggelapan dana untuk pribadi sampai dengan penggalangan dana untuk aksi pemberontakan di Timur Tengah.

Berbagai sumber mengatakan ACT atau Aksi cepat Tanggap merupakan lembaga kemanusiaan yang didirikan pada 21 April 2005 yang secara resmi berbadan hukum sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Menurut UU Nomor 28 tahun 2004 tentang Yayasan, Yayasan adalah badan hukum yang kekayaannya dipisahkan dan diperuntukan untuk bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan bukan untuk kepentingan pribadi apalagi golongan tertentu saja.

Reporter : Dani Az

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini