Wednesday, November 30, 2022
spot_img
spot_img

Aliansi Suporter Gelar Malam Berkabung Atas Tragedi Kanjuruhan

Lampung, Aktualiti.com – Aliansi suporter Lampung yang terdiri dari 20 basis pendukung di Provinsi tersebut menggelar malam berkabung dengan menghidupan lilin guna berdukacita atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dilansir dari Antara, Koordinator Aksi dari Aliansi Suporter Lampung Wiryo Saputra mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk belasungkawa atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang merenggut banyak korban.

“Malam ini kami aliansi suporter Lampung ikut berbelasungkawa atas kejadian yang merenggut banyak korban, yang sebagian besar adalah fans sepak bola,” katanya di Bandalampung, Minggu malam, 02 Oktober 2022.

Ia menuturkan bahwa tragedi tersebut pasti akan merugikan persepakbolaan Indonesia yang mencoba untuk bangkit.

“Tentu dengan kejadian ini akan merugikan persepakbolaan di Indonesia yang sedang mencoba bangkit,” ungkapnya.

Wiryo juga berharap semoga tragedi ini tidak terulang kembali serta meminta kepada seluruh suporter di penjuru Indonesia untuk bersikap dewasa serta menunjukan rasa Bhineka Tunggal Ika.

“Saya harap tragedi ini adalah awal dan akhir di Indonesia sehingga sepak bola kita lebih maju dan bagus lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang terjadi usai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3.

Akibat dari kekalahan Arema FC tersebut, usai pertandingan berakhir, sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam lapangan.

Kemudian, petugas pengaman mencoba untuk mencegah suporter masuk ke lapangan. Akan tetapi, sejumlah suporter yang masuk dan turun ke lapangan melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan official. Sehingga, Polisi melakukan tembakan gas air mata.

Menurut laporan terakhir, sebanyak 174 orang meninggal dunia akibat tragedi kerusuhan tersebut. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo mengatakan korban berjumlag 130 orang.

Namun, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mencatat bahwa data sementara jumlah korban meninggal dunia sebanyak 125 orang.

 

Reporter: Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
9FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini