Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Bangun Rusun ASN BPKP NTT, KemenPUPR Alokasikan Rp 20,6 Miliar

Jakarta, Aktualiti.com – Dalam rangka membangun Rumah Susun (Rusun) bagi ASN Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran Rp 20,6 miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanti dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (27/07/22).

“Rumah Susun ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja para ASN BPKP di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur dan juga dapat menjadikan Nusa Tenggara Timur lebih maju,” Ucap Iwan.

Iwan menjelaskan bahwa Rusun ini dibangun memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti ruang pengelola serta lapangan olahraga, ruang serbaguna. Dan dibangun dalam satu menara.

“Pembangunan rusun ini merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR,” tuturnya.

“Adanya rusun tersebut, diharapkan mampu memberikan hunian yang layak bagi ASN agar meningkatkan kinerja yang lebih baik,” lanjutnya.

Ia juga berharap agar dengan dibangunnya rusun tersebut, para ASN bisa segara membentuk pengelola rusun agar tetap nyaman, terjaga kebersihannya, dan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama.

Baca juga : Pembangunan Infrastuktur Dasar IKN Telah Dimulai

Kemudian, Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II Yublina memaparkan bahwa Rusun ASN BPKP ini dibangun oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Nusa Tenggara Timur Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II secara single year contract project pada tahun 2021.

“Total anggaran yang digunakan untuk pembangunan Rumah Susun bagi para ASN BPKP Nusa Tenggara Timur ini adalah senilai Rp 20,6 miliar,” ucapnya.

Adapaun, proses pembangunan rusun ini dimulai sejak bulan Juni hingga desember 2022.

“Rusun ini dibangun satu tower (menara) dengan ketinggian tiga lantai. Tipe hunian adalah tipe 36 yang terdiri dari 44 unit hunian,” ujarnya.

Lantai satu, lanjutnya, sebanyak 12 unit hunian termasuk ruang serba guna, lantai dua sebanyak 16 hunian, dan lantai tiga sebanyak 16 hunian.

Salah seorang penghuni rusun Zulkifli mengucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah membangun Rusun untuk ASN BPKP Nusa Tenggara Timur.

“Dulu sebelum Rusun ini selesai dibangun kami tinggal di kos kecil. Sekarang kami bisa tinggal di asrama yang lebih layak dan fasilitas pendukungnya sangat bagus, nyaman dan dekat dengan kantor sehingga bisa lebih meningkatkan kualitas kinerja kami dalam mengawasi keuangan dan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata Zulkifli.

Reporter : Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini