Wednesday, September 28, 2022
spot_img
spot_img

Bareskrim Polri Sebut ACT Selewengkan Dana Boeing Rp 34 Miliar

Jakarta, Aktualiti.com – Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadireksus) Bareskrim Polri Kombes Pol. Helfi Assegaf mengatakan bahwa ACT menyelewengkan dana CSR Boeing Rp 34 miliar.

Ia menjelaskan bahwa ACT menerima dana CSR dari Boeing untuk ahli waris korban kecelakaan pesawat JT-610 sebesar Rp 138 miliar.

Dari Rp 138 miliar tersebut, telah digunakan untuk program sebesar Rp 103 miliar, sisanya Rp 34 miliar digunakan tidak sesuai peruntukkannya.

“Yang digunakan tidak sesuai peruntukannya adalah pengadaan armada truk, kurang lebih Rp 2 miliar, untuk program bog food bus Rp 2,8 miliar, kemudian pembangunan pesantren peradaban Tasikmalaya Rp 8,7 miliar,” kata Helfi dalam keterangannya di Mabes Polri Jakarta, Senin (25/07/22).

Baca juga : Polisi Menduga ACT Menilep Dana Ahli Waris Korban Pesawat Lion Air

Ia kembali menuturkan bahwa peruntukan lainnya yang tidak sesuai yakni untuk dana talangan CV. CUN Rp 3 miliar, dana talangan PT. MBGS Rp 7,8 miliar, Koperasi Syariah 212 kurang lebih Rp10 miliar, sehingga totalnya Rp 34,6 miliar.

Helfie juga menuturkan bahwa para pengurus ACT juga menyalahgunakan dana CSR Boeing tersebut untuk menggaji para pengurus.

Terakhir, ia mengatakan bahwa pihak penyidik terus melakukan koordinasi dengan PPAT untuk melakukan pelacakan aset atas dana-dana yang diselewengkan tersebut.

Disisi lain, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Polri dan PPAT agar segera mengusut tuntas kasus penyelewengan dana sosial yang dilakukan oleh Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tersebut.

“MPR meminta Polri memberikan tindakan tegas kepada pelaku sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/07/22).

Ia juga meminta PPAT segera melakukan audit serta palacakan terkait aliran dana sosial yang diselewengkan oleh ACT tersebut.

Dari kasus ACT tersebut, telah ditetapkan 4 orang sebagai tersangka dari pengurus ACT dan mantan Pengurus ACT.

Reporter : Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini