Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Datangi Holywings, GP Ansor akan Bawa 3 Tuntutan

Jakarta, Aktualiti.com- Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta akan melakukan konvoi bersama untuk mendatangi lokasi-lokasi Holywings yang ada di Jakarta.

Konvoi yang akan mereka lakukan merupakan langkah untuk memberikan tuntutan kepada Holywings. Hal tersebut didasari atas dugaan tindakan penistaan agama yang menyematkan nama Muhammad dan Maria pada promosi miras.

“Kami Ansor Banser DKI Jakarta akan melalukan konvoi ke Holywings. Kami ingin memberikan teguran dan peringatan karena mereka telah melakukan penistaan agama,” ujar Wakil Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta, Sufyan Hadi kepada Aktualiti.com, Jumat (24/6/2022).

Sufyan menjelaskan bahwa ada tiga tuntutan yang akan dibawa. Tuntutan tersebut merupakan hasil dari kajian internal GP Ansor, juga dari beberapa aduan masyarakat.

“Ada 3 tuntutan yang kita bawa. Itu sudah kami kaji dan bersumber juga dari aduan masyarakat,” jelas Sufyan.

Tuntutan pertama, GP Ansor mendesak Holywings untuk melakukan konferensi pers secara terbuka dan meminta maaf kepada masyarakat. Ia akan meminta Holywings untuk tidak mengulangi hal yang sama.

“Tuntutan pertama kami, mendesak mereka (Holywings) untuk melakukan konferensi pers, untuk minta maaf ke masyarakat,” tutur Sufyan.

Pihaknya juga akan memastikan bahwa praktik dari promosi tersebur benar-benar digagalkan atau tidak dilakukan oleh Holywings.

“Kita mau memastikan juga, jangan-jangan (praktek) promosinya tetap berjalan. Ya walaupun postingannya sudah dihapus, tetap kita harus pastikan,” tegas Sufyan.

Kedua, Sufyan bersama rekan-rekan GP Ansor menuntut agar pihak berwenang (Polisi) agar menutup aktifitas di tempat tersebut. Pasalnya, ia mendapat aduan bahwa Holywings sering melanggar ketentuan yang berlaku.

“Kedua, kami minta pihal kepolisian untuk menutup aktifitas disana. Karena banyak masyarakat yang mengadu bahwa maraknya anak-anak di bawah umur yang dibolehkan masuk ke dalam, ini kan gak bener,” terang Sufyan.

Ia menambahkan juga bahwa Holywings kerap kali melewati batas waktu (buka-tutup) yang sudah ditentukan. “Masyarakat mengadu, aktifitas di sana sering lewat waktu,” tambahnya.

Terkahir, Sufyan akan meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakatya dan Dinas Pariwisata untuk mencabut izin usaha Holywings.

“Yang ketiga, atau terakhir, kami akan meminta Pemerintah DKI dan Dinas Pariwisata untuk mencabut izinnya,” pungkas Sufyan.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini