Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Jokowi: Pembangunan Infrastuktur Dasar IKN Telah Dimulai

Penajam Paser Utara, Aktualiti.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah dimulai.

Hal itu ditandai dengan adanya pembangunan Bendungan Sepaku Semoi hingga Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Adanya bendungan ini menunjukkan pembangunan basic infrastruktur (IKN) sudah mulai. Juli nanti, pembangunan jalan utama dari jalan Tol Balikpapan juga dimulai,” ujar Jokowi ketika meninjau Bendungan Sepaku Semoi, Rabu (22/06/2022).

Presiden juga menginstruksikan agar pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dapat diselesaikan lebih cepat dari rencana awal yaitu Desember 2023.

“Dengan adanya percepatan, kami menargetkan akan selesai pada Januari atau Februari 2023,” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jarot Widyoko.

Dengan selesai lebih cepat, bendungan ini akan diproyeksikan dapat mereduksi banjir sebesar 55,26 persen.

Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi memiliki daya tampung 10 juta meter kubik sehingga mampu menyokong kebutuhan air baku IKN.

Baca juga : Luhut Pastikan Putra Mahkota Arab Saudi Akan Investasi di IKN

Selain itu, infrastruktur ini memiliki manfaat air baku 2.500 liter per detik. Sebanyak 2.000 liter per detik untuk IKN, sementara sisanya 500 liter per detik untuk Kota Balikpapan.

Jarot juga menjelaskan bahwa Bendungan Sepaku Semoi merupakan satu dari dua pengerjaan infrastruktur air baku IKN yang sudah dalam proses.

“Sekarang progres di Bendungan Sepaku Semoi sudah 56 persen,” jelasnya kepada Jokowi.

Selain Bendungan Sepaku Semoi, pemerintah juga sedang membangun Intake Bendungan Sepaku yang saat ini progres pembangunannya baru mencapai 13 persen.

Jokowi juga menyampaikan bahwa air baku dari bendungan akan diolah untuk memasok kebutuhan air bagi 1,5 juta penduduk. “Untuk air yang disalurkan adalah air siap minum,” terang Jokowi.

Hal serupa juga disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. “Kalau (air) enggak bisa diminum langsung, percuma (ibu kota) kita pindah,” katanya.

Di lain sisi, pemerintah kini telah memulai pembangunan Persemaian Mentawir sebagai penyuplai bibit untuk rehabilitasi lahan dan pemulihan lingkungan di kawasan IKN.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menyiapkan lahan seluas 120 hektar sebagai lokasi pembangunan Persemaian Mentawir. Sarana utama persemaian seluas 32,5 hektar akan dibangun pada area ini untuk memproduksi bibit lebih kurang 15 juta batang per tahun.

Di samping itu, Kementerian PUPR sudah mulai membangun Embung Mentawir untuk menunjang kebutuhan air Persemaian Mentawir.

Luas genangannya 6,3 hektar dengan kapasitas tampung sebesar 160.000 meter kubik. Untuk pemanfaatan pengambilan air 60 liter per detik.

“Kita mau menunjukkan bahwa kita serius urusan lingkungan, itu serius. Justru kita enggak bangun (IKN) di sini itu lingkungan makin rusak. Itu aja yang harus digarisbawahi,” pungkas Jokowi.

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini