Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Kemenhub Tunda Peraturan Penyesuaian Tarif Ojek Online

Jakarta, Aktualiti.com – Kementerian Perhubungan menunda pelaksanaan aturan tentang tarif ojek daring. Aturan yang awalnya berlaku maksimal 10 hari diundur jadi 25 hari sejak penetapannya 4 Agustus 2022.

Tarif baru ojek daring diatur melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi ditetapkan 4 Agustus 2022. Semula peraturan berlaku efektif maksimal 10 hari kalender sejak penetapan, tetapi diubah menjadi 25 hari kalender untuk menambah waktu sosialisasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, dalam keterangannya, Sabtu (13/8/22) menyatakan penambahan waktu sosialisasi itu berdasarkan masukan dari sejumlah pihak. Pihaknya berharap perusahaan-perusahaan penyedia aplikasi ojek daring (aplikator) bisa segera menerapkan tarif baru dan meningkatkan pelayanan dan keselamatan penumpang.

Baca juga : Kemenhub Terbitkan Aturan Baru untuk Tarif Ojek Online

Terbitnya Keputusan Menteri (KM) tersebut mengganti aturan sebelumnya KM Nomor KP 348 tahun 2019 diharapkan melindungi para mitra pengemudi.

Seperti KM sebelumnya, besaran tarif ojek daring dibagi menjadi tiga zona, yaitu Zona I yang meliputi Sumatera dan sekitarnya; Jawa dan sekitarnya selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Selanjutnya Zona II yaitu Jabodetabek dan Zona III meliputi Kalimantan dan sekitarnya; Sulawesi dan sekitarnya; Kepulauan Nusa Tenggara dan sekitarnya; Kepulauan Maluku dan sekitarnya; serta Papua dan sekitarnya.

Dengan ketentuan tersebut, Senior Vice President of Corporate Affairs Gojek, Rubi W Purnomo dilansir Kompas.id (15/08/22) mengatakan, Gojek akan mematuhi peraturan pemerintah. “Perpanjangan masa tenggang ini akan kami pakai untuk persiapan dan sosialisasi ke pengguna aplikasi, termasuk mitra pengemudi,” ujarnya.

Selain itu, Gojek akan mengawasi persiapan dan perkembangan serta berkordinasi dengan pemerintah sehingga bisa tetap memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat, lanjutnya.

Reporter: Dwi Kurnia

Editor : M Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini