Wednesday, September 28, 2022
spot_img
spot_img

KPK Tetapkan Rektor Universitas Lampung dan Pejabat Kampus sebagai Tersangka Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Jakarta, Aktualiti.com – KPK menetapkan Rektor Universitas Lampung Prof, Dr Karomani sebagai tersangka terkait kasus penerimaan suap dan gratifikasi penerimaan calon mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

Rektor Universitas Lampung, Karomani alias KRM, ditetapkan menjadi tersangka kasus penerimaan suap dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senilai kurang lebih Rp 5 miliar terkait penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di Universitas Lampung (Unila) 2022.

Selain Rektor Unila, Tim Penindakan KPK menangkap delapan orang pejabat kampus Unila melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jum’at (19/8/22) sekitar pukul 21.00 di Lampung, Bandung dan Bali.

“Tim KPK telah mengamankan delapan orang, diantaranya KRM Rektor, HY Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan, MB Ketua Senat kampus, BS Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat, ML dosen, HF Dekan Fakultas Teknik, AT ajudan KRM dan AD swasta,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Gufron dalam konferensi pers pada Minggu (21/8/22).

Nurul Gufron juga menerangkan, KRM, HY, BS dan MB diduga terlibat langsung dalam pemilihan personal kesanggupan orangtua mahasiswa membayar uang yang telah ditentukan agar dibantu kelulusannya dalam seleksi. Nominal uangnya bervariasi, mulai Rp 100 juta hingga Rp 350 juta per orang.

Dari tangan pelaku diperoleh barang bukti uang tunai sejumlah Rp 414,5 juta, slip setoran deposito senilai Rp 800 juta, ATM dan buku tabungan senilai Rp 1,8 miliar, dan kunci safe deposit box yang diduga berisi emas senilai Rp 1,4 miliar.

Reporter: Dwi Kurnia

Editor : M Nur Habib

Sumber: kompas.id

 

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini