Thursday, September 29, 2022
spot_img
spot_img

Mahfud MD: Kader IPNU dan IPNU Terus Jaga Islam Moderat dan Pegang Teguh Pancasila

Jakarta, Aktualiti.com – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Mahfud MD secara resmi membuka acara Kongres XX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XIX Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) pada Jumat (12/9/2022)

Mahfud dalam sambutannya mengatakan bahwasanya kini di Indonesia memiliki masalah mengenai persatuan sebab terdapat beberapa ideologi yang tidak sejalan dengan Pancasila.

Mahfud berpesan kepada kader IPNU IPPNU supaya senantiasa menjada paham Islam Washatiyah atau Islam moderat.

“Sekarang ini ada banyak problem tentang kebersatuan kita, karena muncul banyaknya ideologi yang diperlawankan dengan ideologi yang sebenarnya sudah sangat final, dan yang ditawarkan itu adalah ideologi yang sama kali tidak layak,” tutur Mahfud dilansir dari republika.co.id, Jumat (12/8/2022).

“Ini sungguh-sungguh. Karena itu saudaralah yang wajib menjaga paham moderasi beragama, paham wasathiyah Islam, yaitu Islam yang terbuka,” tambahnya.

Mahfud juga berpesan supaya kader IPNU dan IPPNU memperkuat komitmen kepada negara yang dilandasi oleh Pancasila.

“Saya membuka Kongres Ke-20 IPNU dan Ke-19 IPPNU atas nama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dengan ini mari bersama-sama membaca surat Al-Fatihah,” ucap Mahfud membuka kongres dilansir dari nu.or.id, Jumat (12/8/2022).

Baca juga : Kongres IPNU dan IPPNU Rusuh, Katib Syuriah PBNU: Kita Perlu Evaluasi Kaderisasi!

Dalam acara pembukaan tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf turut menegaskan bahwa kader IPNU dan IPPNU harus peduli terhadap kondisi kemanusiaan yang ada. Hal ini bisa ditangani melalui pekerjaan nyata di akar rumput, tidak bisa dari pantauan kejauhan.

“Kita membutuhkan gerakan sosial yang mampu berperan secara strategis dan efektif,” tegas Gus Yahya.

Hadir pula dalam acara pembukaan Kongres IPNU dan IPPNU ini yaitu Menteri Agama sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Majelis Alumni IPNU H Hilmi Muhammadiyah, dan Sekretaris Majelis Alumni IPNU sekaligus Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Soleh.

Kongres XX IPNU mengusung tema “Akselerasi Pelajar NU untuk Indonesia Maju”. Tema tersebut dipilih sebab kondisi negara Indonesia dan dunia secara umum tengah diliputi problematika pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan masyarakat, tak terkecuali pendidikan sehingga perlu akselerasi.

Sedangkan Kongres XIX IPPNU bertemakan “Bersama Pelajar Putri, Bersama Pulih Kembali”. Sama halnya dengan tema konres IPNU, tema ini diusung sebab dunia masih dalam proses pemulihan sebab pandemi Covid-19.

Peserta kongres adalah perwakilan dari tiap kabupaten yang diwakili dengan dua peserta dari masing-masing cabang dan wilayah. Dalam kongres ini, kader IPNU dan IPPNU melakukan musyawarah mengenai organisasi, juga rekomendasi yang akan ditujukan kepada pihak yang berkepentingan serta memilih pemimpin baru IPNU dan IPPNU untuk masa khidmah 2022-2025.

Reporter : Roudhotul Jannah

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini