Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Nadiem Makarim: 1,2 Juta Pendidik Sudah Gunakan Platform Merdeka Belajar

Jakarta, Aktualiti.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengatakan bahwa lebih dari 1,2 juta pendidik telah menggunakan platform merdeka belajar.

“Terima kasih untuk lebih dari 1,2 juta pendidik sudah mengakses dan saling berbagi materi fi platform Merdeka Belajar, sebuah kanal bagi guru-guru unutk belajar, untuk mengajar, dan untuk berkarya serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka,” kata Nadiem dalam keterangannya seperti dikutip dari kompas.com, jumat, 19 Agustus 2022.

Perlu diketahui, platform Merdeka Belajar merupakan sebuah platform terknologi yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Platform Merdeka Belajar merupakan sebuah platform yang disediakan bagi para guru dan kepala sekolah sebagai ruang untuk mengajar, belajar, dan berkarya.

Nadiem juga menyampaikan bahwa sebanyak 3,2 juta pendidik dan dinas pendidikan di seluruh Indonesia telah mengakses dan mempergunakan berbagai platform teknologi melalui akun belajar.id.

Baca juga : Wapres Berpesan kepada Dosen PAI untuk Gaungkan Islam Moderat

Platform belajar.id yang diluncurkan akhir 2020 tersebut merupakan salah satu platform yang memberikan akses kepada para pengajar dan murid untuk mengakses berbagai aplikasi alat-alat Google Workspace for Education seperti Google Classroom, Google Meet, Google Chat, Google Drive, dan masih banyak lagi.

Lebih lanjut, Mandikubud memaparkan bahwa 364 ribu sekoah telah memanfaatkan terobosan teknologi Kemendikbud Ristek.

“Sebanyak 364 ribu sekolah telah memanfaatkan terobosan teknologi Kemendikbud Ristek untuk menghadirkan transformasi pembelajaran yang menyeluruh bagi peserta didik,” tutur Nadiem.

Nadiem juga menyadari bahwa beberapa terobosan teknologi tersebut harus disempurnakan oleh Kemendikbud Ristek.

Tranformasi pendidikan, lanjutnya, yang tidak mudah diputarbalikan membutuhkan kolaborasi serta gotong royong dari semua pihak untuk menghadirkan lompatan kemajuan.

“Ini awal dari perjalanan yang sangat panjang menuju pembelajaran yang jauh lebih relevan, pembelajaran yang jauh lebih merdeka, dan pembelajaran yang jauh lebih menyenangkan untuk semua pelajar di Indonesia,” pungkas Mendikbud Ristek.

Reporter: Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini