Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Pelaku Usaha Wisata Laboan Bajo Tolak Kenaikan Tarif Rp 3,75 Juta Taman Nasional Komodo

Labuan Bajo, Aktualiti.com – Kenaikan tarif wisata Taman Nasional (TN) Komodo membuat pelaku usaha keberatan. Pasalnya, tarif masuk TN Komodo dari Rp. 150.000 – Rp. 300.000 menjadi Rp. 3.750 juta per orang.

Saat pemerintah berencana memberlakukan tarif baru per 1 Agustus 2022, sebanyak 10 perusahaan pariwisata di Labuan Bajo yang kembalikan uang. Saat itu uang yang dikembalikan hampir mencapai Rp. 114 juta kepada calon wisatawan yang hendak pergi ke Labuan Bajo.

Puluhan warga Desa Komodo memprotes terhadap kebijakan tersebut yang sangat merugikan mereka. Tidak hanya di Labuan Bajo, warga juga menggelar aksi di Pulau Komodo, salah satu habitat yang menjadi sarang reptil tersebut.

Baca juga : Luhut dan Ganjar Sepakat Tunda Kenaikan Tarif Tiket Masuk Candi Borobudur

“Otomatis wisatawan tidak mau datang kesini lagi. Lalu bagaimana dengan nasib kami disini? Kehidupan kami sudah terlanjur bergantung pada pariwisata, mulai dari jualan aksesoris, patung, makanan, dan penginapan. Ini sangat tidak adil bagi kami,” ujar Latif (35) yang dihubungi Kompas.id (9/8/22).

Menurutnya, 90 persen kehidupan warga bergantung pada sektor setempat. Sebelumnya, banyak dari mereka yang bekerja sebagai pencari kerang dan pemburu rusa di taman nasional. Mereka diajak ikut dalam program pariwisata berbasis konservasi. Jumlah penduduk Desa Komodo mencapai 1.869 jiwa pada tahun 2020.

Meskipun tarif TN Komodo yang rencananya berlaku mulai 1 Agustus 2022, ditunda hingga Januari 2023 para pelaku usaha dan semua yang berhubungan dengan wisata laboan Bajo akan terus menolak dan mengadakan demo.

Reporter: Dwi Kurnia

Editor : Muhammad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini