Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Pemkab Cianjur Alokasikan 8 Miliar untuk BLT BBM

Cianjur, Aktualiti.com – Dana sebesar Rp8 miliar dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga terdampak naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dana tersebut diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 2 persen atau Rp8 miliar di APBD Perubahan 2022.

Dilansir dari Antara, Kepala Badan Keungan dan Aset Daerah (BKAD) Cianjur Ahmad Danial menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan dialokasikan setelah penetapan APBD Perubahan 2022 di bulan Oktober.

Selain itu, Danial juga menuturkan bahwa anggaran tersebut akan disalurkan setelah melalui verifikasi data penerima oleh dinas terkait, supaya penerima bantuan langsung tunai tersebut tepat sasaran.

“Kami akan melaporkan ke Provinsi setelah Rencana Anggaran Pendapatan Biaya Daerah (RAPBD) disetujui,” katanya.

Sehingga, lanjut Danial, hasil evaluasi dari provinsi tuntas, akan langsung disalurkan ke warga yang terdampak penyesuaian harga BBM.

Danial juga memaparkan bahwa pengalokasian dana tersebut sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan terkait bantuan sosial untuk warga terdampak kenaikan BBM guna menciptakan lapangan kerja padat karya melalui subsidi BBM.

Adapaun warga terdampak dari penyesuaian harga BBM tersebut seperti tukang ojek, sopir angkutan dan nelayan.

“Kami berharap evaluasi di Provinsi tidak lama, sehingga penyaluran bantuan sosial terkait penyesuaian harga BBM dapat segera disalurkan agar dapat meringankan beban warga. Hitungan per orang nantinya akan mendapat Rp600 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan Bantuan Langsung Tunai untuk warga terdampak penyesuaian harga BBM telah dilakukan sejak satu bulan lalu.

Namun, lanjutnya, untuk bulan Oktober pihaknya masih menyesuaikan data penerima baru yang tidak mendapat bantuan yang sama dari Pemerintah Kabupaten atau Pusat.

“Bulan ini jumlah penerima sebanyak 56 ribu orang dari berbagai kalangan seperti tukang ojek, sopir angkutan, nelayan dan pelaku pariwisata,” tuturnya.

“Bulan depan jumlahnya masih diverifikasi dengan jumlah dua kali lipat dari penerima sebelumnya, mereka akan mendapat bantuan Rp600 ribu per orang,” pungkasnya.

Reporter: Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini