Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Perkuat Keamanan Siber, Kemenkop Buat Tim Tanggap Insiden Siber

Jakarta, Aktualiti.com – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) membuat tim tanggap siber bernama Computer Security Incident Response Team (CSIRT-Kemenkop UKM) untuk memperkuat keamanan informasi siber dan mengantisipasi berbagai macam ancaman siber.

“Salah satu upaya untuk mengantisipasi terhadap dampak perkembangan teknologi saat ini yaitu dengan memperkuat keamanan siber. Karena keamanan informasi siber merupakan salah satu unsur utama dan fondasi dalam menjaga keamanan dan keterhubungan seluruh sistem digital,” kata Staff Ahli Menteri Bidang hubungan Antar Lembaga Kemenkop UKM Luhur Pradjarto saat melaunching CSIRT-Kemenkop UKM di Jakarta pada Selasa (16/8/2022).

Luhur juga menyampaikan saat ini Kemenkop UKM sudah memiliki lebih dari 40 sistem aplikasi yang berjalan dan terus akan bertambah, sehingga pembentukan CSIRT-Kemenkop UKM diharapkan mampu menjaga keamanan dan keberlangsungan sistem aplikasi tersebut dari berbagai bentuk ancaman siber.

“Semua jajaran dilingkup Kementerian Koperasi dan UKM harus peduli dan sadar terhadap keamanan siber, agar digitalisasi dalam mewujudkan good governance dan layanan publik agar dapat berhasil serta mampu memberikan kepuasan kepada para pemangku kepentingan,” kata Luhur.

Luhur juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Siber dan sandi Negara (BSSN) atas dipercayanya Kemenkop UKM sebagai salah satu instansi pilihan dalam pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber Tahun 2022.

Baca juga : Jokowi Sibak Empat Kekuatan Besar Bangsa Indonesia

Di kesempatan yang sama, Kepala BSSN yang diwakili oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekenomian BSSN Mayjen TNI (Mar) Marcos menyampaikan apresiasi kepada Kemenkop UKM atas dilaunchingnya CSIRT-Kemenkop UKM sebagai CSIRT Organisasi.

“Saya berharap CSIRT-Kemenkop UKM dapat berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terutama dalam penanggulangan dan pemulihan insiden siber, sehingga Indonesia dapat memiliki visibilitas yang menyeluruh terhadap aset siber untuk aksi respons dan pemulihan yang cepat,” kata Marcos.

Marcos juga berpendapat bahwa seluruh server dan sistem elektronik Kemenkop UKM perlu perlindungan dari aktivitas berbahaya melalui upaya preventif dan represif, salah satunya dengan pembentukan CSIRT-Kemenkop UKM.

Lebih lanjut, Kepala Biro Komunikasi dan Teknologi Informasi Kemenkop UKM Budi Mustopo dalam laporannya juga menyampaikan CSIRT-Kemenkop UKM akan bertugas menjaga dan mengantisipasi adanya insiden atau serangan siber di Kementerian Koperasi dan UKM, serta berkoordinasi dengan BSSN atau instansi lain.

“Rangkaian proses telah dilakukan dalam rangka membentuk CSIRT-Kemenkop UKM, mulai dari konsultasi dan pendampingan dari tim BSSN, pemenuhan dokumen pendukung, sampai kegiatan launching pada hari ini,” kata Budi.

Anggota dari CSIRT-Kemenkop UKM sendiri telah melibatkan seluruh unit kerja di lingkungan Kemenkop UKM sebagai penerima dan pengguna layanan TIK dengan mengoptimalkan sumber daya manusia Pranata Komputer di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM.

Reporter: M. Asnawi Kholil

Editor : M Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini