Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Promosi Holywings: Kelalaian atau Kesengajaan?

Jakarta, Aktualiti.com – Baru-baru ini beredar postingan promosi untuk minuman beralkohol dengan merek Gordon’s bertuliskan Muhammad dan Maria yang isinya Holywings akan menggratiskan bagi konsumen dengan nama Muhammad dan Maria di akun resmi instagram Holywings Group (@holywingsindonesia).

Sontak postingan tersebut mendapat kecaman dan tuntutan dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari warga nett di sosial media, masyarakat, ormas-ormas, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini, bahkan tidak jarang yang menutut izin Holywings dicabut.

Usai mendapatkan berbagai kecaman dan tuntutan, maka postingan ditarik kemudian mngunggah permohonan maaf dengan mengklarifikasi bahwasanya promosi yang dibuat tanpa sepengetahuan manajemen Holywings Indonesia dengan sanksi yang sangat berat pada Kamis (24/6/2022) di akun yang sama. Dalam klarifikasinya, pihak Holywings juga menjelaskan kalau hal ini tidak ada maksud untuk mengaitkan unsur agama ke dalam bagian dari promosi.

Oleh karenanya, permohonan maaf memang belum memang belum mengembalikan keadaan sepenuhnya, apalagi jika dilihat dalam postingan mendapatkan lebih dari 13 ribu komentar, yang hampir seluruhnya menyalahkan, dan bahkan ada yang berupa ledekan.

Tidak berhenti sampai di situ, salah satu Ormas yaitu Gerakan Pemuda Ansor DKI kabarnya akan melakukan aksi sweeping pada Jumat malam, 25 Juni 2022 di cabang-cabang Holywings di Jakarta. Walaupun pada akhirnya dihimbau kepolisian untuk tidak melakukan aksi sweeping, GP Ansor DKI Jakarta akan tetap mendatangi gerai-gerai Holywings di sekitar Jakarta.

Dalam wawancara bersama Metro TV Muhammad Ainul Yakin Simatupang, Ketua Umum GP Ansor wilayah DKI Jakarta membenarkan Jumat malam akan tetap akan diadakan aksi, yang tadinya sweeping menjadi doa bersama.

“Kami akan tetap ke sana, tapi kami akan menggelar doa mujahadah di depan Holywings itu,” tegas Ketua Umum GP Ansor DKI jakarta yang akrab di sapa Bang Yakin. Bang Yakin juga menjelaskan, “tujuannya kami berdoa, agar mereka bertaubat pada Tuhan yang Maha Kuasa,” jelasnya.

Respon cepat ditunjukkan Aparat penegak Hukum atau Kepolisian dengan menangkap pelaku yang berjumlah 6 orang yang semuanya karyawan Holywings.

“Ada enam orang yang jadi tersangka yang kesemuanya adalah orang yang bekerja pada HW (Holywings),” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat 24 Juni 2022.

Berikut keenam tersangka itu:

1. Pria inisial EJD (27) selaku creative director Holywings

2. Perempuan inisial NDP (36), selaku head team promotion

3. Pria inisial DAD (27), pembuat desain virtual

4. Perempuan inisial EA (22), tim admin media sosial

5. Perempuan inisial AAB (25), selaku socmed officer

6. Perempuan inisial AAM (25) selaku admin tim promo

Namun kaitannya dengan aktifitas promosi, tentu postingan sudah menjadi konsumsi publik. Kepleset atau Kesengajaan? tentu banyak yang bertanya-tanya apakah ini murni klalaian atau kesengajaan.

Jika kaitannya dengan postingan promosi, dalam Ilmu Tata Kelola Perusahan manapun, misalnya dalam Buku Pengantar Manajemennya Coulter Jilid 1 menjelaskan bahwa segala aktifitas perusahaan pasti melalui perancanaan (planning), pengorganisasian (organizing), implementasi rencana (actuating) sampai dengan pengawasan (controlling).

Berangkat dari landasan atau cara berpikir tentang tata kelola perusahaan manapun harusnya segala aktifitas promosi diketahui bukan hanya dari tim promosi, namun sampai tingkat manajerial. Penulis tidak berusaha menuding siapapun, hanya meluruskan yang harus diluruskan.

Satu lagi, hal ini juga tidak sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance. diantara 5 prinsip ada 1 yang dilanggar, yaitu Responsibilitas dimana perusahaan harus mematuhi peraturan perundang-undangan serta melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sehingga dapat memelihara kesinambungan usaha dalam jangka panjang dan mendapat pengakuan sebagai good corporate citizen.

Oleh karenanya, kaitannya dengan postingan atau aktifitas promosi merupakan sebuah kesengajaan perusahaan atau masuk dalam aktifitas perusahaan, namun konteksnya dengan isi promosi atau isi kontent yang diunggah bisa jadi sebuah kelalaian yang berujung pada kecaman publik dan pelanggaran terhadap undang-undang yang berlaku.

Ke depan, diharapkan Holywings lebih bijak lagi dalam melakukan aksi korporasi khususnya dalam kaitan aktifitas promosi. Jangan sampai dibutakan mengejar keuntungan sehingga melanggar etika dan norma yang berlaku di masyarakat.

Reporter : Dani Az

Editor : Mochamad Nur Habib

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini