Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Sekjen MUI Sebut Indonesia Bisa “Oleng” Jika Tak Ada Pancasila

JAKARTA, Aktualiti.com – Dalam situasi bahaya, Indonesia dipastikan menjadi kapal “oleng” yang akan tenggelam, jika tidak memiliki pegangan kuat seperti Pancasila.

“Sebab itu, Peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum agar masyarakat dapat menggali dan merefleksikan makna Pancasila,” demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Buya Amirsyah Tambunan dalam rilisnya, Rabu 2 Juni 2022.

Lebih lanjut, dia menjelaskan Pancasila sebagai dasar berdirinya negara, yang berarti negara ini berdiri, karena dasar yang kuat yakni Pancasila. Semakin sempurna memahami Pancasila, maka negara akan semakin kokoh berdiri.

Dia pun mengajak warga Indonesia dalam bernegara, wajib memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila agar negara berdiri kokoh.

Baca Juga : Ketua MPR: Jadikan Pancasila sebagai Sumber Inspirasi

Sekjen MUI juga menjabarkan interpretasi nilai-nilai Pancasila, dari sila pertama hingga kelima.

Menurutnya, Sila pertama berarti semua komponen bangsa wajib berkeyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai Agama dan Kepercayaannya. Jadi konsekuensinya, tidak ada warga negara yang anti Tuhan.

Selanjutnya, sila kedua bermakna semua warga bangsa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan dasar keadilan dan keadaban.

Adapun pada sila ketiga, ia menegaskan nilai sila ini harus dipentingkan untuk mempersatukan semua komponen bangsa dengan berbagai latar belakang agama dan etnis yang berbeda.

Sedangkan aksentuasi sila Keempat, wajibnya permusyawaratan dalam berbagai hal. Seperti halnya dunia politik, untuk memilih eksekutif dari tingkat pusat hingga daerah melalui sistem perwakilan. Rakyat memilih wakilnya setelah itu wakil rakyat memilih eksekutif.

Terakhir pada sila Kelima, Sekjen MUI berpendapat sila Keadilan sebagai pewujud cita-cita luhur bangsa tanpa terkecuali.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini