Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Mengenal Gus Maksum, Pendekar dari Pesantren Lirboyo

Jakarta, Aktualiti.com – KH. Maksum Jauhari atau yang dikenal dengan Gus Maksum, sang pendekar gondrong dari NU, lahir di Kanigoro, Kras, Kediri, pada 8 Agustus 1944. Merupakan putra dari ulama yaitu KH. Abdullah Jauhari dan Nyai Aisyah. Merupakan kiai yang nyentrik dan mempunyai kharisma khusus, terutama di bidang ilmu kanuragan.

Gus Maksum merupakan murid dari ayahnya sendiri. Selain belajar kepada ayahnya, Gus Maksum juga menimba ilmu di SD Kanigoro dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) Lirboyo. Akan tetapi saat menempuh pendidikan di MTS, Gus Maksum tidak sampai menyelesaikannya, karena dianggap terlalu cerdas dan jenius.

Hal tersebut karena pemahaman Gus Maksum mengenai pendidikan yang bukan hanya dapat dilakukan di bangku sekolahan saja. Bagi Gus Maksum, perpustakaan yang sesungguhnya adalah segala persoalan yang ada di muka bumi ini.

Sejak kecil, Gus Maksum sudah berguru pada para kyai di berbagai daerah. Selain mengaji dan sekolah, Gus Maksum juga mempelajari ilmu – ilmu kanuragan pada para ahli pencak silat.

Masyarakat luas mengenal Gus Maksum sebagai ulama sekaligus pendekar pencak silat. Karena memiliki ilmu kanuragan yang kemudian disalurkan pada wadah pencak silat yang didirikannya. Wadan tersebut bernama Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa yang memiliki maksud sebagai pagar dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Bangsa.

Dari ilmu – ilmu kanuragan yang dimilikinya, Gus Maksum akhirnya memiliki beberapa kesaktian. Konon, kesakitan dari Gus Maksum antara lain rambut yang tidak mempan dipotong, mulutnya bisa menyemburkan api, mahir menaklukan jin, mampu melemparkan sapi, tidak mempan disantet, tidak mempan senjata tajam, dan lain sebagainya.

Gus Maksum juga disegani, karena selain menguasai berbagai aliran ilmu kanuragan, juga mempunyai kemampuan linuwih (supranatural) sehingga beredar cerita mengenai kedigdayaannya. Karena ilmu yang dimilikinya tersebut, Gus Maksum juga berperan sebagai komando utama dalam penumpasan PKI di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Baca juga : Mahbub Djunaidi Diabadikan Menjadi Salah Satu Nama Jalan di Jakarta

Salah satu kisah mengenai karomah Gus Maksum adalah ketika bentrok dengan orang – orang PKI. Waktu itu usia Gus Maksum masih sangat muda, tetapi sudah mampu mengalahkan belasan orang – orang PKI sendirian.

Setiap tebasan senjata yang ditujukan ke tubuh Gus Maksum, tidak bisa mengenainya. Bahkan senjata tersebut berhenti sebelum mendekati tubuh Gus Maksum. Pada saat itu Gus Maksum tidak hanya mengolah kanuragan tetapi juga mengolah batin.

Selain menguasai ilmu kanuragan dan kemampuan supranatural, Gus Maksum juga menguasai pengobatan dengan bahan – bahan alami. Hal tersebut adalah sebagai upaya dari Gus Maksum untuk menjaga fisik agar kaum muslimin memperhatikan kesehatan.

Keahlian yang dimiliki Gus Maksum dibidang pengobatan tersebut sudah dimilikinya sejak lama, sekitar tahun 1960-an. Kemampuan tersebut diperolehnya secara otodidak dan melalui eksperimen – eksperimennya sendiri. Ternyata eksperimennya berhasil dan juga Gus Maksum dapat membantu menyembuhkan banyak pasien dengan berbagai penyakit.

Keunikan dari Gus Maksum selain berpenampilan nyentrik, tidak pernah makan nasi, Gus Maksum juga suka memelihara binatang yang tidak umum. Hingga masa tuanya, Gus Maksum memelihara beberapa binatang dari berbagai jenis ular, unggas, buaya, kera, orangutan, dan sejenisnya.

Gus Maksum wafat di Kanigoro pada 21 Januari 2003, di usia 57 tahun. Dimakamkan di pemakaman keluarga Pesantren Lirboyo Kediri, karena merupakan cucu dari pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Gus Maksum meninggalkan semangat dan keberanian yang luar biasa, dan dianggap menjadi tokoh kejayaan bela diri santri Pondok Pesantren Lirboyo. Pertarungan silat yang terkenal yaitu Pencak Dor merupakan salah satu kenangan yang ditinggalkan oleh Gus Maksum. Saat ini, ilmu silat dari Gus Maksum diwariskan kepada Badrul Huda Zainal Abidin atau Gus Bidin, keponakan dari Gus Maksum.

Reporter: Masning Salamah

Sumber : Biografi KH. Maksum Jauhari, Salah Satu Pendiri PSNU Pagar Nusa, Pencak Silat untuk Santri – Portal Jember

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini