Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Gus Yahya Ungkap Alasan di Balik 11 Nama Perempuan di Struktur PBNU

JAKARTA, Aktualiti.com – Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) Yahya Cholil Tsaquf menegaskan kembali peranan perempuan di dalam struktur PBNU.

Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya saat acara pembukaan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) dan pengukuhan pengurus Lembaga PBNU, di pondok pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis-Jumat, 24-25 Maret 2022.

Menurutnya, pada tahun 1934, ada dua perempuan yang berperan dalam Muktamar NU saat itu, untuk meminta hak pendidikan yang sama bagi perempuan. Maka pada tahun 1946 didirikanlah Muslimat NU.

“Sehingga kemudian pada tahun 1946 para kyai bersepakat untuk mendirikan satu Gerakan perempuan tersendiri yang dinamai Muslimat Nahdlatul Ulama,” lanjutnya.

Baca Juga: Lagu ‘Gita Pagar Nusa’, Dakwah Ala Pendekar NU

Sementara itu, Gus Yahya menerangkan perempuan yang masuk dalam struktur PBNU seperti Khofifah Indar Parawansa dan Alissa Qotrunada Wahid, bukan karena isu kesetaraan gender, tetapi dua perempuan inilah yang dianggap mampu melaksanakan program besar yang dicanangkan PBNU.

“Saya ajak Bu Khofifah dan Bu Lisa masuk karena mereka (tokoh perempuan NU) yang terbaik untuk mengerjakan tugas yang kita harapkan mereka kerjakan,” terang Gus Yahya di kanal Youtube TVNU, Kamis (24/03/22).

SourceLiputan 6

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini