Thursday, September 29, 2022
spot_img
spot_img

Kata Rakyat Dorong Kenaikan Upah Penyelenggara Ad-Hoc Pemilu 2024

Jakarta, Aktualiti.com – Alwan Ola Riantoby selaku Direktur Eksekutif Kata Rakyat mendorong agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperhatikan penyelenggara ad-hoc dengan lebih maksimal.

Menurut Alwan beban kerja penyelenggara ad-hoc pada gelaran Pemilu tahun 2024 mendatang akan lebih berat dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, Pemilu 2024 nanti akan dilaksanakan serentak.

“Saya ingin memberikan satu kasus di 2019 kemarin, saya ingat betul karena saya pada saat itu paling menyuarakan ketika melihat banyak penemoni penyelenggara ad-hoc itu yang mengalami musibah, yang meninggal, baik yang sakit,”

Alwan menyebut bahwa beban kerja penyelenggara ad-hoc begitu besar, namun tidak linier dengan upah yang diterima.

Secara tegas Alwan mendorong agar upah yang diterima penyelenggara ad-hoc untuk ditingkatkan.

“Kita bayangkan beban kerjanya KPPS di 2014 dengan kerja 5 surat suara dan juga kemudian upah yang mereka terima hanya 500 ribu pada saat itu. Kalau kita bandingkan dengan pengawas TPSnya BAWASLU itu sudah 800 atau 700 ribu itu kalau saya tidak salah,”

“Maksud saya adalah sudah sepantasnya penyelenggara ad-hoc kita itu dinaikkan gajinya,” tegas Alwan.

Menurut Alwan, besaran upah yang diterima akan berpengaruh terhadap kualitas kerja para penyelenggara ad-hoc.

“Kalau kemudian beban kerjanya besar tetapi upah yang mereka itu kecil, maka kita juga sedikit tidak memastikan bahwa kualitas pelaksanaan di TPS tidak maksimal,”

“Sudah sewajarnya KPU dalam beberapa argumentasi di publik, para anggota mengatakan kenaikan anggaran KPU lebih besar juga ingin meningkatkan kualitas dan anggaran terutama gaji pelaksana ad-hoc kita, saya kira saya sepakat dengan itu, memang sudah sewajarnya anggota KPPS kita itu gajinya dinaikkan, maka anggarannya harus juga dinaikkan”.

Pria yang pernah berperan sebagai Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) ini, dikenal cukup konsen dalam menyoroti isu kepemiluan.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini