Friday, September 30, 2022
spot_img
spot_img

Mengungkap Motif Bjorka, Hacker yang Membobol Situs Pemerintah hingga Data Presiden Jokowi

Jakarta, Aktualiti.com – Baru-baru sedang viral seorang hacker yang menamai dirinya sebagai ‘Bjorka’ dan melakukan pembobolan berbagai perusahaan dan institusi pemerintah dengan meretas sistem keamanan digitalnya.

Bjorka mengaku telah berhasil meretas data dari BIN, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), hingga beberapa dokumen super rahasia dari Badan Intelejen Negara (BIN).

Bjorka mengungkapkan aksi hackernya melalui akun Twitter @bjorkanism dan @bjorxanism. Kini kedua akun tersebut telah ditangguhkan. Sekarang ia muncul dengan @bjorkanesian. Dalam akunnya tersemat bahwa dia berasal dari Warsawa, Polandia.

Aksi pembobolan dari Bjorka bukan baru-baru ini saja dilakukannya. Mengutip dari katadata.co.di, Bjorka pernah membobol data perusahaan Tokopedia, Indihome, SIM Card registrasi, bahkan KPU.

Lebih viral lagi karena Bjorka berani dengan terang-terangan mengungkap data para pejabat pemerintahan seperti Menkominfo Johnny G. Plate, Menko Marves Luhut Pandjaitan, hingga Presiden Joko Widodo pun tak luput dari aksi Bjorka.

Data yang ia peroleh kemudian diperjualbelikan di situs Breach Forums.

Netizen tentu bertanya-tanya apa sebenarnya motif pembobolan Bjorka ini. Awalnya Bjorka meretas data untuk diperjualbelikan dengan harga yang menurutnya sesuai.

Kini motifnya lebih mengarah pada politik. Melalui akun Twitter miliknya, Bjorka secara langsung mengungkapkan motifnya menyerang pemerintah Indonesia.

Sejak lahir, Bjorka mengaku telah diasuh oleh seorang eksil di Warsawa, Polandia.

“Saya memiliki teman baik orang Indonesia di Warsawa, dan dia menceritakan betapa kacaunya Indonesia saat ini,” tulis Bjorka dalam akun Twitternya.

“Dia tidak lagi diakui oleh Indonesia sebagai warga negara karena kebijakan 1965. Padahal dia orang tua yang sangat pintar,” tambahnya.

Bjorka menuturkan orang yang telah mengasuhnya telah meninggal dunia tahun lalu. Mimpinya untuk melakukan sesuatu terhadap Indonesia belum terwujud.

Mimpi tersebut kini dilanjutkan oleh Bjorka melalui serangkaian pembobolan data-data penting. Bjorka ingin memperlihatkan bahwa sistem keamanan siber di Indonesia begitu lemah, apalagi jika dikelola pemerintah.

“Sepertinya rumit untuk melanjutkan mimpinya dengan cara yang benar. Jadi saya lebih suka melakukannya dengan cara ini. Kami memiliki tujuan yang sama, agar negara tempat dia dilahirkan bisa berubah menjadi lebih baik,” cuit Bjorka.

“Saya hanya ingin menunjukkan betapa mudahnya saya masuk ke berbagai pintu karena kebijakan perlindungan data yang mengerikan. Apalagi jika dikelola oleh pemerintah,” kata Bjorka.

Hal tersebut memang benar adanya. Terbaru, Menko Polhukam Mahfud MD yang juga telah menjadi sasaran Bjorka akhirnya buka suara.

“Soal bocornya data negara, saya pastikan itu memang terjadi. Saya dapat laporannya dari BSSN dan analisis Deputi VII saya. Terjadi di sini di sini di sini,”

“Tapi itu bisa juga sebenarnya bukan data yang cukup rahasia yang bisa diambil dimana-mana, cuma kebetulan sama.

“Barangkali dokumen biasa yang terbuka. Tapi itu memang terjadi, misalnya di Dukcapil ada, di beberapa tempat,” kata Mahfud, Senin (12/9/2022) dalam tayangan YouTube KompasTv

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini