Friday, October 7, 2022
spot_img
spot_img

Sahkan RUU TPKS, DPR RI: Hadiah Bagi Perempuan Indonesia

Jakarta, Aktualiti.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani mengungkapkan bahwa persetujuan Rencana Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) adalah hadiah bagi perempuan Indonesia, terutama menjelang momentum peringatan hari Kartini. Lebih jauh, persetujuan terhadap RUU TPKS juga merupakan hadiah bagi seluruh rakyat Indonesia dan kemajuan bangsa karea merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama.

Dilansir dari situs dpr.go.id, Puan berharap nantinya impelementasi UU TPKS dapat menyelesaikan kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia.

“Kami berharap bahwa implementasi dari undang-undang ini nantinya akan dapat menghadapi dan menyelesaikan kasus-kasus kekerasan seksual, perlindungan perempuan, dan anak yang ada di Indonesia. Karenanya perempuan Indonesia tetap dan harus selalu semangat.” tandas Puan.

Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) resmi disetujui menjadi undang-undang oleh DPR RI melalui Rapat Paripurna Ke-19 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2021-2022, pagi tadi (12/04/2022).

Sementara itu dalam laporan Badan Legislasi, Willy Aditya (Wakil Badan Legislasi DPR RI), menyampaikan bahwa RUU TPKS menjadi pondasi bagi upaya memastikan kehidupan yang berkemanusiaan yang adil dan beradab.

“Kita tidak dapat dikatakan manusia yang adil dan beradab jika kita sendiri tidak mampu memastikan kehidupan manusia yang lain layak dan aman. Kita berharap dengan RUU ini kita tidak lagi perlu mengalami episode-episode yang memberi ruang bagi kekerasan terhadap perempuan dan anak.” ujar Willy, dilansir dari unggahan akun instagram @dpr_ri.

Sebagai catatan, RUU TPKS merupakan produk konstitusi yang merupakan hasil kolaborasi dari beberapa pihak terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenppa), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dan lembaga swadaya masyarakat lainnya.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini