Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Susno Duadji Heran, Ferdy Sambo Tak Minta Maaf kepada Bharada E

Jakarta, Aktualiti.com – Surat yang ditulis oleh Ferdy Sambo kepada institusi Polri tersebut tidak ada permohonan maaf kepada pangkat Tamtama Polri.

Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji menyoroti surat permohonan maaf yang ditulis oleh Ferdy Sambo.

Menurutnya, surat yang ditulis Ferdy Sambo yang ditujukan kepada Polri tersebut dirasa kurang lengkap.

Pasalnya, dalam surat tersebut hanya tertulis permohonan maaf kepada senior, rekan perwira tinggi, perwira menengah, perwira pertama, dan rekan bitara Polri. Tidak ada permohonan maaf kepada Tamtama Polri yang merupakan tingkat level Bharada E di Polri.

“Minta maaf kepada senior, perwira tinggi, perwira menengah, kemudian bintara, malah karena diperinci begitu tidak ada kepada tamtama begitu, padahal Bharada E tamtama,” ujar Susno seperti dikutip dari Breaking News YouTube tvOneNews.

Disamping itu, Susno menyambut baik surat yang ditulis Ferdy Sambo tersebut.

“Kalau bertanggung jawab ya bagus, berarti dia bertanggung jawab secara hukum, apapun yang diputuskan oleh peraturan perundang-undangan, baik itu melalui kode etik ataupun mahkamah peradilan pidana, dia akan terima, bah itu bagus itu menunjukan dia ksatria,” ungkap Susno.

Ia juga mengatakan semoga apa yang ditulis oleh Sambo dalam surat tersebut terbukti dengan apa yang dilaksanakan.

“Dan mudah-mudahan apa yang ditulis ini terbukti dengan apa yang dilaksanakan, kemudian mari kita tunggu saja, kita wait and see, berarti Pak Sambo telah menyadari semua ini,” ucapnya.

Seperti yang diberitakan Aktualiti.com sebelumnya, Ferdy Sambo menulis surat yang berisikan permohonan maaf, penyesalan, dan siap bertanggung jawab.

Surat yang ditulis pada 22 Agustus 2022 kemarin merupakan tulis tangan Sambo lengkap dengan tanda tangan di atas materai Rp10.000.

Surat tersebut ditulis lantaran kasus yang menjerat dirinya terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Dari kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo dan 4 orang lainnya, yaitu Bharada E, Bharada RR, asisten rumah tangga Kuat Ma’ruf, dan istri Ferdy Sambo Putri Chandrawati telah ditetapkan sebagai tersangka.

Reporter: Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini