Wednesday, September 28, 2022
spot_img
spot_img

Temui Jokowi di Istana, PB PMII Bawa “Minyak Goreng”

Jakarta, Aktualiti.com – PB PMII membawa isu kelangkaan minyak goreng dalam pertemuan Kelompok Cipayung Plus dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu 23 Maret 2021.

Dalam pertemuan tersebut, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) bersama berbagai organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus menyampaikan beberapa catatan kepada Presiden Joko Widodo. Diwakili oleh Muhammad Abdullah Syukri, sebagai Ketua Umum, PB PMII tidak luput mengkritisi isu kebangsaan terkini.

Kepada Aktualiti, Muhammad Abdullah Syukri menyampaikan bahwa pertemuan tersebut diinisasi Kelompok Cipayung Plus. Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

“Salah satu yang sudah kami sampaikan adalah perihal kenaikan harga minyak goreng. PMII menyampaikan masukan dan mengkritisi isu ini.”

“Kami berharap ada jalan keluar dari pemerintah dan pihak swasta, agar masyarakat tidak lagi merasakan kesulitan.” ujar pria yang akrab dipanggil Abe.

Selain isu kenaikan minyak goreng, PMII dan Kelompok Cipayung Plus juga menyoroti isu Ibu Kota Nusantara (IKN). Meski komitmen mendukung program IKN, PMII juga memberikan beberapa catatan kritis kepada Presiden.

“PMII secara khusus dan Kelompok Cipayung Plus secara umum, tentu komitmen mendukung program IKN. Namun kami juga tetap memberikan catatan kritis kepada Presiden. Seperti permasalahan yang menyangkut lingkungan hidup, masyarakat adat, dan wilayah penopang seperti Balikpapan dan Samarinda yang harus ditingkatkan infrastrukturnya.” ungkap pria yang akrab disapa Abe.

Abe mengungkapkan bahwa PMII sedang bersiap untuk menyambut Hari Lahir ke-62 pada bulan April mendatang.

“Salah satu tema yang diusung adalah kelestarian bumi. PMII akan concern terhadap isu lingkungan, dan harapan kami Presiden juga memberikan perhatian khusus pada isu lingkungan dalam membangun IKN nantinya. Selain isu lingkungan, kami juga akan fokus menggerakkan literasi digital,” pungkas Abe.

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini