Saturday, October 1, 2022
spot_img
spot_img

Berikut Tanda Kamu Memiliki Masalah Kepercayaan

Jakarta, Aktualiti.com – Masalah kepercayaan atau trust issue adalah suatu kondisi ketika seseorang kesulitan untuk mempercayai orang lain.

Baik itu sulit percaya kepada keluarga, pasangan, teman, atau bahkan orang asing.

Biasanya, masalah kepercayaan ini muncul karena pengalaman masa lalu yang begitu membekas sampai meninggalkan trauma. Misalnya dampak dari masalah keluarga, pernah dikhianatin sama pacar, atau bahkan oleh teman sendiri.

Dikutip dari Instagram @meaningful.me, berikut tanda-tanda bahwa kamu memiliki Trust Issue.

1. Selalu Merasa Curiga
Seseorang yang memiliki trust issue biasanya punya ketakutan tersendiri dengan pengkhianatan. Dia selalu memikirkan risiko terburuk yang mungkin bisa terjadi ketika memulai hubungan sama orang lain.

Kondisi di mana diri berpikir akan hal terburuk yang hadir ini kemudian menumbuhkan alam rasa curiga dengan orang lain.

2. Sering Berpikir Negatif
Proses berpikir seseorang akan sangat berpengaruh pada bagaimana dia menilai orang lain dan lingkungan di sekitarnya.

Seseorang yang punya trust issue seringkali terjebak dalam pikiran-pikiran negatif yang membuat dia menilai orang lain hanya dari sisi negatifnya saja.

3. Sulit Untuk Berkomitmen
Terlalu banyak memikirkan risiko terburuk membuat seseorang yang punya trust issue memilih untuk tidak terikat secara emosional dengan orang lain. Ini karena dia menghindari adanya kemungkinan untuk disakiti.

4. Lebih Memilih Sendiri
Sering curiga, tidak yakin dengan orang-orang di sekitar, akhirnya membuat orang yang punya trust issue memilih untuk sendiri dan sangat membatasi relasi mereka dengan orang lain.

Ketika mengalami trust issue, sama saja kamu sedang menyabotasi diri sendiri. Akibatnya, kamu akan kehilangan kesempatan untuk mengenal orang, membangun jaringan, menjalin persahabatan, serta hubungan cinta yang mendalam.

Hal terpenting untuk mengatasi trust issue adalah dengan menyadarinya. Ketika menyadari bahwa sesungguhnya yang kamu lakukan itu bukannya melindungi diri sendiri namun justru menyabotasenya, kamu akan termotivasi untuk memperbaikinya.

Memang tidak mudah, dan tetap ada kemungkinan kamu akan melalui pengalaman yang menyakitkan lagi. Tapi kamu harus menyadari bahwa itu merupakan bagian dari risiko yang perlu dihadapi.

Ingatlah bahwa di antara orang yang menyakitimu, pasti lebih banyak lagi orang-orang yang akan selalu menyayangimu.*

Reporter: Ali Ruhiyat

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini