Monday, September 26, 2022
spot_img
spot_img

Erick Thohir Buka Halaqoh Fiqih Peradaban di Pondok Pesantren Krapyak

Jakarta, Aktualiti.com – Erick Thohir membuka acara Halaqoh Fiqih Peradaban yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta pada Kamis (11/8/2022).

Berkapasitas sebagai Ketua Panitia Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) dan di waktu yang bersamaan Erick Thohir juga memberikan sambutan acara Halaqoh tersebut yang mengusung tema Fiqih Siyasah NU dan Realitas Peradaban Baru.

“Terima kasih dan sebuah kehormatan untuk saya bisa hadir di acara hari ini dan saya juga berterima kasih mendapat amanah yang saya rasa tidak mudah tetapi ini amanah yang luar biasa sebuah kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua Harlah 100 tahun Nahdlatul Ulama,” ucap Erick yang juga sebagai Menteri BUMN republik Indonesia pada sambutan tersebut.

Erick menjelaskan dalam rangka menyambut peringatan Satu Abad, NU akan mempunyai sembilan program.

Sebagaimana diketahui, acara tersebut merupakan salah satu dari rangkaian acara perayaan Satu Abad NU.

Baca juga : Istana Merdeka Gelar Dzikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka

Halaqoh Fiqih Peradaban merupakan pertemuan para Kiai dan Ulama untuk membicarakan persoalan-persoalan keagamaan dan kaitannya dalam masyarakat.

Acara tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga nahdliyin dan Indonesia, namun untuk masyarakat dunia.

Rencananya, Halaqah Fiqih Peradaban ini akan diselenggarakan di 250 titik lokasi, dan puncaknya pada Januari 2023 mendatang jelang satu Abad NU.

Diperkirakan Satu Abad NU jatuh pada 16 Rajab 1444 H atau bertepatan dengan Selasa, 7 Februari 2023.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Staquf atau yang akrab disapa Gus Ketum dalam kick off Satu Abad NU menjelaskan, Halaqah ini akan melibatkan para kiai NU dari seluruh Indonesia.

Gus Yahya menyebut, Halaqah atau pertemuan para kiai dan ulama ini sebagai upaya untuk menggali gagasan-gagasan brilian para kiai.

Selain itu, pertemuan ini sebagai upaya Gus Yahya menghidupkan gagasan Gus Dur dan konteksnya dengan memajukan peradaban melalui agama.

“Pokoknya kiai-kiai kampung kita ajak semua untuk membicarakan masalah ini,” paparnya dikutip dari situs NU Online.

Hasil halaqah ini, kata Gus Yahya, akan dibawa ke Muktamar Internasional Fiqih Peradaban dan dijadikan sebagai solusi bagi peradaban dunia.

Reporter : Dani Az

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini