Tuesday, October 4, 2022
spot_img
spot_img

Istana Merdeka Gelar Dzikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka

Jakarta, Aktualiti.com – Indonesia merdeka melalui perjuangan para pahlawan terdahulu yang dilakukan selama ratusan tahun. Kemerdekaan ini harus senantiasa disyukuri oleh bangsa Indonesia sebab merupakan nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa.

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam tausiyahnya pada acara Dzikir dan Doa Kebangsaan 77 Indonesia Merdeka di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, mengajak masyarakat untuk mensyukuri kemerdekaan.

“Karena itu kita wajib mensyukuri, menghargai, dan juga berterima kasih kepada para pejuang bangsa. Karena Rasulullah mengatakan, “man lam yasykurinnasi lam yasykurillah” siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia dia juga tidak berterima kasih kepada Allah,” imbau wapres dilansir dari wapresri.go.id, Senin malam (01/08/2022).

Wapres mengatakan salah satu bentuk syukur kita terhadap kemerdekaan adalah dengan menjaga persatuan Indonesia.

“Menjadi kewajiban kita adalah menjaga bangsa ini tetap utuh, tetap bercahaya. Jangan sampai Allah kemudian mencabut, menghilangkan cahayanya dan meninggalkan kita dalam kegelapan,” tegas Wapres.

Wapres menambahkan bentuk syukur yang lain yaitu dengan menjaga dan melestarikan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Indonesia. Begitu banyak SDA yang dimiliki oleh Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Baca juga : Tahun Baru Islam 1444 Hijriah, Momentum Muslim Indonesia Berhijrah

“Memang kita harus mengolahnya. Karena itu yang kita butuhkan adalah menurut istilah saya Hamzah Washal. Apa Hamzal Washal itu? Huruf Hamzah yang menghubungkan antara satu kalimat dengan kalimat yang lain sehingga menjadi untaian kata yang indah. Artinya Hamzah Washal ini adalah para pengusaha, offtaker-offtaker, yang bisa mengolah, menghilirisasi produk-produk pertanian, produk perkebunan, kelautan, sehingga ini menjadi produk-produk yang bisa dipasarkan,” tambah Wapres.

Di akhir tausiyah, Wapres mengajak seluruh masyarakat Indonesia supaya di usia ke-77 tahun ini bangsa Indonesia semakin meningkatkan amal saleh dan juga tidak lupa bertaubat kepada Allah.

“Dan dengan doa dan dzikir malam ini kita semua kembali bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tutup Wapres.

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan hal demikian pada sambutannya, bahwa kini dunia tidak sedang baik-baik saja. Setelah pandemi Covid-19 usai, kini dunia dihadapkan dengan perang Rusia dan Ukraina yang tentunya berdampak kepada krisis pangan, energi dan keuangan dunia.

Presiden turut mengajak masyarakat dalam memperingati ulang tahun kemerdekaan ini dengan mensyukurinya dan juga menjadikan acara doa dan dzikir kebangsaan ini untuk memohon kepadaNya terkait usaha-usaha yang dilakukan oleh Indonesia selama ini.

“Sekali lagi marilah kita berdoa bersama, berdzikir bersama, memohon kepada Allah agar negara kita selalu dilimpahi oleh pangan dan energi dan kita tidak kekurangan akan hal itu. Dan kita berusaha, berikhtiar bersama-sama, agar kita justru melimpah dan bisa membantu negara-negara lain yang sedang kesulitan saat ini,” ajak Presiden.

Reporter : Roudhotul Jannah

Terkait

terhubung

0FansLike
0FollowersFollow
10FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Terkini